SYDNEY – Luke Anthony Vickery resmi menyandang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) setelah menjalani pengambilan sumpah kewarganegaraan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney, Australia, Kamis (16/7/2026). Prosesi yang dimulai pukul 14.00 waktu setempat tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Hukum RI, Supratman Andi Agtas.
Dengan rampungnya proses pengambilan sumpah, Luke resmi menjadi WNI dan selanjutnya dapat melanjutkan tahapan administrasi yang diperlukan untuk memperkuat Tim Nasional Indonesia sesuai regulasi yang berlaku.
Bergabungnya Luke menjadi bagian dari Indonesia menambah opsi bagi skuad Garuda di sektor sayap. Pemain yang lahir di Kailua, Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, pada 25 Oktober 2005 itu saat ini masih berusia 20 tahun, sebuah usia yang menandai awal perjalanan karier profesionalnya sekaligus membuka peluang pengembangan jangka panjang bersama tim nasional.
Luke saat ini memperkuat klub A-League Men, Macarthur FC, setelah bergabung pada September 2025. Berposisi sebagai winger kanan maupun kiri, ia dikenal memiliki kecepatan, kemampuan membawa bola dalam situasi satu lawan satu, serta fleksibilitas taktik yang memungkinkannya bermain di beberapa peran dalam lini serang.
Pada musim 2025/2026, Luke tampil dalam 30 pertandingan di seluruh kompetisi bersama Macarthur FC dengan catatan tujuh gol dan tiga assist. Kontribusi tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan positifnya sebagai pemain muda yang mulai mendapatkan kepercayaan tampil secara reguler di level profesional.
Sebelum memperkuat Macarthur FC, Luke mengawali karier profesionalnya bersama Western United. Pada tahun 2024, ketika berusia 18 tahun, ia menembus tim utama setelah berkembang melalui akademi klub dan menandatangani kontrak profesional pertamanya. Setahun kemudian, pada 2025 di usia 19 tahun, ia mencetak gol perdana di kompetisi profesional saat menghadapi Central Coast Mariners, sekaligus menjadi sebuah momen penting dalam perjalanan kariernya.
Di level internasional, Luke sebelumnya pernah membela Australia U-19 pada ASEAN U-19 Boys Championship 2024 yang berlangsung di Surabaya. Saat itu, pada usia 18 tahun, ia menjadi bagian dari skuad yang berhasil mengakhiri turnamen di peringkat ketiga.
Sebagai informasi, Luke memiliki garis keturunan Indonesia dari pihak ibu. Neneknya, Hetty Nanda, lahir di Medan, Sumatera Utara, sehingga memberikan dasar hukum baginya untuk memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui proses naturalisasi sesuai ketentuan yang berlaku.[]



