JAKARTA – Kenaikan harta Presiden Prabowo Subianto dalam laporan LHKPN terbaru tercatat relatif tipis, dan komposisi asetnya tetap didominasi surat berharga bernilai jumbo.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang disampaikan pada 31 Maret 2026, total kekayaan Prabowo mencapai lebih dari Rp2 triliun, tepatnya Rp2.066.764.868.191.
Angka tersebut naik Rp4,5 miliar atau tepatnya Rp4.523.855.500 dibandingkan laporan periodik 2024 yang tercatat sebesar Rp2.062.241.012.691.
Aset terbesar berasal dari surat berharga senilai Rp1.677.239.000.000, atau sekitar Rp1,6 triliun, yang menjadi penopang utama total kekayaannya.
Selain itu, Prabowo memiliki aset tanah dan bangunan dengan nilai keseluruhan Rp323.758.593.500. Properti tersebut terdiri dari 10 bidang yang tersebar di Jakarta Selatan dan Bogor.
Dalam laporan yang sama, Prabowo juga tercatat memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp1.258.500.000. Rinciannya mencakup delapan unit mobil dari berbagai merek seperti Toyota Alphard, Honda CR-V, Land Rover, Mitsubishi Pajero, hingga Lexus, serta satu unit sepeda motor Suzuki.
Di luar itu, harta bergerak lainnya tercatat sebesar Rp16,46 miliar, tepatnya Rp16.464.523.500, sementara kas dan setara kas mencapai Rp48,04 miliar atau Rp48.044.251.191.
Tidak terdapat catatan utang dalam laporan tersebut, sehingga seluruh nilai aset berkontribusi langsung terhadap total kekayaan bersih Prabowo yang mencapai Rp2.066.764.868.191.[]


