BPOM RI Percepat Pembentukan UPT di Timur Aceh, Pemda Nyatakan Dukungan Penuh

LANGSA – Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) melalui Balai Besar POM di Banda Aceh (BBPOM Aceh) melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Timur, Selasa (21/04/2026), sebagai langkah strategis dalam percepatan penempatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di wilayah timur Aceh. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen BPOM dalam memperluas jangkauan pengawasan hingga ke wilayah ujung timur Aceh, meliputi Aceh Tamiang, Kota Langsa, dan Aceh Timur.

Proses koordinasi dengan pemerintah daerah berlangsung secara simultan dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama BPOM RI, Jayadi, yang didampingi Kepala Biro Umum serta jajaran pimpinan unit kerja BPOM di Aceh. Dalam arahannya, Jayadi menegaskan bahwa percepatan pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di wilayah timur Aceh menjadi langkah penting dalam memperkuat sistem pengawasan obat dan makanan secara menyeluruh.

“Penempatan UPT BPOM di wilayah timur Aceh merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan pengawasan kepada masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimis pengawasan obat dan makanan dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan merata,” ujarnya.

Baca juga:  12.648 Peserta UTBK Ujian di USK

Pemerintah Kota Langsa dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyambut baik langkah tersebut. Dukungan ditunjukkan melalui kehadiran berbagai perangkat daerah, di antaranya Asisten II, Asisten III, Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD), Bagian Hukum, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP), serta Dinas Pangan. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini menjadi kunci percepatan hadirnya UPT BPOM guna memperkuat pengawasan serta melindungi kesehatan masyarakat di wilayah timur Aceh.

Wakil Wali Kota Langsa, Muhammad Haikal Alfisyahrin, menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung rencana tersebut.

“Kami siap mendukung penuh hadirnya UPT BPOM di wilayah timur Aceh demi perlindungan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Wabup Aceh Besar Minta ASN Selalu Tingkatkan Disiplin Kerja

Senada dengan itu, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas jangkauan pengawasan hingga ke daerah terpencil.

“Sinergi ini penting untuk memperkuat pengawasan obat dan makanan hingga ke pelosok daerah, terlebih sebagian besar wilayah timur juga menghadapi tantangan banjir hidrometeorologi,” ungkapnya.

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menyampaikan bahwa percepatan pembentukan UPT BPOM di wilayah timur Aceh merupakan langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pengawasan serta mempercepat respons terhadap potensi risiko obat dan makanan.

“Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimis kehadiran UPT BPOM di wilayah timur Aceh dapat segera terealisasi dan memberikan perlindungan yang lebih optimal bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui langkah ini, diharapkan pengawasan obat dan makanan di wilayah timur Aceh semakin kuat, merata, dan responsif, sehingga mampu menjamin keamanan produk yang beredar serta mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan terlindungi.[]

Berita Populer

Berita Terkait