JAKARTA — Militer Iran mengeklaim berhasil menembak jatuh sebuah pesawat militer Amerika Serikat (AS) di wilayah udara Jam, Provinsi Bushehr, pada Jumat (29/5/2026).
Dua media Iran, yakni stasiun televisi IRIB dan kantor berita Tasnim, mengutip pernyataan sumber pejabat di Teheran yang menyebut sistem pertahanan udara Iran menembak pesawat AS pada dini hari.
Gubernur Jam, Masoud Tangestani, juga mengatakan kepada media lokal bahwa pesawat musuh ditembak jatuh di wilayahnya. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai jenis pesawat militer yang dimaksud.
Di sisi lain, militer AS melalui Komando Pusat Amerika Serikat (Centcom) membantah klaim tersebut. Mereka menegaskan seluruh aset udara AS masih terpantau dan tidak ada pesawat yang ditembak jatuh.
“Tidak ada pesawat AS yang ditembak jatuh. Seluruh aset udara AS masih terdata,” demikian pernyataan misi militer AS di Timur Tengah tersebut.[]



