BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah (Dek Fadh), menyatakan optimistis Partai Bulan Bintang (PBB) akan kembali meraih kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten/Kota (DPRK) pada Pemilu 2029.
Optimis tersebut disampaikan Dek Fadh saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PBB Aceh periode yang sama 2025–2030 sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) PBB Aceh, di Azana Oasis Hotel, Banda Aceh, Kamis (5/11/2026).
Dalam kepengurusan baru tersebut, Mismaruddin dipercaya sebagai Ketua DPW PBB Aceh, sedangkan Bahrul Ulum menjabat Sekretaris Wilayah DPW PBB Aceh.
Dalam sambutannya, Dek Fadh mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus baru PBB Aceh. Ia meyakini kepemimpinan baru tersebut mampu membawa PBB kembali berkembang dan memperkuat posisi politiknya di Aceh.
“Kami ingin selalu berjalan bersama. Kami yakin pada 2029 PBB akan terus bersama kami. Minimal satu daerah pemilihan (dapil) satu kursi dari PBB,” kata Dek Fadh.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh siap memberi dukungan kepada PBB untuk menghadapi kontestasi politik 2029. Menurutnya, kepengurusan baru harus mampu menjadi momentum kebangkitan partai tersebut di Aceh.
“Kami di Pemerintah Aceh siap memberi amunisi kepada PBB untuk 2029. Pada intinya saya yakin, nakhoda baru PBB ini akan membawa partai semakin besar di Aceh,” ujarnya.
Dek Fadh secara khusus berharap PBB dapat kembali memperoleh kepercayaan masyarakat dan menduduki kursi legislatif, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Saya yakin PBB akan menduduki kembali kursi DPRA dan kursi DPRK di Aceh,” tegasnya.
Pelantikan pengurus DPW PBB Aceh dilakukan oleh
Penjabat Ketua Umum DPP PBB, Yuri Kemal Fadhlullah SH MH.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, yang juga menjabat Ketua Dewan Pertimbangan DPP PBB.
Hadir juga Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam dan Anggota DPRA Ilmiza Saaduddin Djamal, serta jajaran pengurus dan kader PBB.
Pelantikan dan Rakerwil ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan kepengurusan PBB Aceh dalam mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029.[]


