Tokoh Masyarakat Jayapura Kecam Aksi Kekerasan di Festival Budaya Lembah Baliem

JAYAPURA – Tokoh masyarakat Papua, Yonas A. S. Nussy, menyayangkan aksi kekerasan yang terjadi di tengah pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) di Kabupaten Jayawijaya hingga menyebabkan warga sipil menjadi korban.

Saat ditemui di kediamannya di kawasan Hamadi Lembah, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Rabu (12/8/2026), Yonas mengatakan masyarakat seharusnya dapat mengikuti kegiatan budaya dan menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut.

“Saya sangat menyayangkan kejadian ini. Masyarakat jangan sampai terus menjadi korban,” kata Yonas.

Menurut Yonas, aparat keamanan perlu segera mengungkap kejadian tersebut dan menangani pihak yang bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan hukum. Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan kepastian sekaligus mencegah terjadinya aksi kekerasan serupa.

Baca juga:  Pasukan Pelopor Korbrimob Masuk Lima Besar Kompolnas Awards 2026

“Masyarakat membutuhkan rasa aman untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Karena itu, saya berharap pelaku segera diungkap dan diproses sesuai hukum,” ujarnya.

Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Yonas mengajak masyarakat, khususnya di Jayawijaya, untuk tetap tenang dan tidak mudah terpancing oleh informasi maupun situasi yang dapat memperkeruh keadaan.

“Jangan terpancing. Mari sama-sama jaga keamanan supaya kita bisa menyambut 17 Agustus dengan aman,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat menyambut momentum kemerdekaan dengan semangat persatuan, salah satunya melalui pemasangan bendera Merah Putih di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Baca juga:  Buktikan Kencangnya CBR series, Pebalap Astra Honda Raih Kemenangan di Mandalika

Yonas turut menyampaikan apresiasi kepada personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 yang terus melaksanakan tugas di sejumlah wilayah Papua dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.

“Saya apresiasi Satgas Operasi Damai Cartenz yang bertugas di daerah-daerah. Harapan saya, masyarakat bisa merasa aman dan aktivitas bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Ia berharap penanganan terhadap pihak yang melakukan kekerasan dapat dilakukan secara profesional dan terukur, dengan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat sipil.

“Yang paling penting, masyarakat jangan lagi menjadi korban. Keamanan harus dijaga supaya warga bisa bekerja, beraktivitas, dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan tenang,” pungkas Yonas.[]

Berita Populer

Berita Terkait