Staf Ahli Bupati Aceh Besar Tinjau Saluran Irigasi Rusak di Lambarih

KOTA JANTHO — Staf Ahli Bupati Aceh Besar, Fata Muhammad SPd MM, bersama warga meninjau langsung kondisi saluran irigasi yang mengalami kerusakan di Gampong Lambarih Jurong Raya, Kecamatan Suka Makmur, Aceh Besar, Minggu (27/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi saluran irigasi yang selama ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Staf Ahli Bupati Fata Muhammad juga berdialog dengan warga untuk mendengar secara langsung kondisi serta kebutuhan masyarakat terkait saluran irigasi tersebut.

Pada kesempatan itu, Fata Muhammad mengatakan, kerusakan saluran irigasi perlu mendapat perhatian karena keberadaan jaringan pengairan sangat berkaitan dengan aktivitas pertanian dan produktivitas masyarakat.

Baca juga:  Syech Muharram Harap BPK Berikan Pengawalan dan Pembinan Pada Pengelolaan Anggaran Pemkab Aceh Besar

“Saluran irigasi ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya petani. Karena itu, kondisi kerusakan yang kita lihat hari ini perlu segera ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kemampuan pemerintah,” kata Fata.

Menurutnya, peninjauan bersama warga juga menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat langsung persoalan yang dihadapi masyarakat di lapangan. Masukan warga, kata dia, menjadi bahan penting untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya.

“Kita ingin memastikan persoalan yang disampaikan masyarakat benar-benar kita lihat kondisinya. Dari sini kita dapat mengetahui kebutuhan penanganannya dan mengkoordinasikan dengan instansi terkait,” ujarnya.

Baca juga:  Ketua dan Penasehat BKMT Aceh Besar Hadiri Milad Ke-45 dan Pembukaan Mukhtamar X di Jakarta

Fata Muhammad menegaskan, pemerintah daerah akan terus mendorong penanganan infrastruktur yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk jaringan irigasi yang mendukung sektor pertanian.

Ia berharap saluran tersebut dapat segera mendapatkan penanganan sehingga fungsi pengairannya kembali optimal dan aktivitas pertanian masyarakat di kawasan tersebut tidak terganggu.

“Kita akan mengupayakan penanganan jaringan irigasi untuk mendukung sektor pertanian ini dapat segera ditangani, sehingga fungsi pengairan kembali optimal dan aktivitas pertanian masyarakat tidak terganggu,” imbuhnya.[]

Berita Populer

Berita Terkait