Temui Prabowo, JK Bahas Investasi Rp70 Triliun untuk Energi Hijau

JAKARTA – Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, membahas investasi sebesar Rp60 triliun hingga Rp70 triliun untuk pengembangan energi hijau.

Ia mengaku berdiskusi cukup panjang dengan Presiden Prabowo yang difokuskan pada peningkatan kapasitas energi nasional sebagai bagian dari agenda mewujudkan swasembada energi.

“Kita bicara investasi kira-kira Rp60-Rp70 triliun,” ujar JK memberikan keterangan media seusai bertemu dengan Prabowo, Kamis (11/10/2026).

Saat ini, Kalla Group telah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas sekitar 1.500 megawatt (MW) dan siap melanjutkan pembangunan tambahan sebesar 2.000 MW, termasuk pengembangan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

HARI LAHIR PANCASILA

JK mengatakan bahwa pihaknya siap untuk mendukung pengembangan proyek energi bersih. Ia menyebut telah memiliki lokasi dan desain apabila pemerintah ingin membangun PLTA dan PLTG.

Baca juga:  Kemenag Salurkan Lebih dari Rp85 Miliar untuk Penanganan Dampak Bencana di Aceh

Lebih lanjut, ia menyampaikan kebutuhan energi akan terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi nasional yang dicanangkan pemerintah. Karena itu, pembangunan infrastruktur energi dinilai menjadi faktor kunci dalam mendukung aktivitas industri dan ekonomi.

“Jadi karena kita melihat bahwa untuk pertumbuhan ke negara 5-6 persen, bahkan sampai 8 persen, itu butuh energi luar biasa banyaknya. Karena itu, tanpa energi itu, kita akan sulit untuk meningkatkan itu,” jelasnya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo menyetujui langkah percepatan pembangunan energi nasional, terutama energi hijau atau green energy, sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan sekaligus menopang target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Baca juga:  Kemenperin Perkuat Peran IKM dalam Rantai Pasok Kendaraan Listrik Nasional

Sumber: ANTARA

Berita Populer

Berita Terkait