MAKASSAR – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Aceh Besar, Hj Rita Mayasari, meninjau Stand Dekranasda Aceh Besar pada ajang Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Dekranas ke-46 Tahun 2026 di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh produk kerajinan unggulan Aceh Besar yang dipamerkan telah tertata dengan baik sekaligus memberikan dukungan dan semangat kepada para pengrajin serta tim yang bertugas menjaga stand selama pelaksanaan pameran.
Pada kesempatan itu, Hj Rita Mayasari mengamati berbagai produk kerajinan khas Aceh Besar yang dipamerkan, mulai dari aneka kriya, wastra, hingga produk-produk ekonomi kreatif yang menjadi identitas daerah. Ia juga berdialog dengan para penjaga stand mengenai antusiasme pengunjung serta peluang promosi yang dapat dimanfaatkan selama kegiatan berlangsung.
Menurutnya, keikutsertaan Dekranasda Aceh Besar dalam pameran berskala nasional tersebut merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi kerajinan daerah kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para pelaku usaha kerajinan.


“Kami berharap kehadiran Dekranasda Aceh Besar pada pameran ini mampu memperkenalkan kekayaan kriya dan wastra daerah kepada masyarakat dari berbagai provinsi. Ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mempromosikan hasil karya para pengrajin sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk lokal,” ujar Rita Mayasari.
Ia mengungkapkan, produk-produk yang ditampilkan merupakan hasil karya para pengrajin lokal yang memiliki kualitas dan nilai budaya tinggi sehingga layak bersaing di tingkat nasional.
“Produk kerajinan Aceh Besar memiliki ciri khas yang kuat karena mengangkat nilai budaya, tradisi, dan kreativitas masyarakat. Kami berharap melalui pameran ini semakin banyak masyarakat yang mengenal dan mencintai produk-produk kerajinan dari Aceh Besar,” katanya.
Rita juga mengajak seluruh pengrajin untuk terus meningkatkan kualitas produk, baik dari sisi desain, inovasi maupun pengemasan, agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang.
“Kami akan terus mendorong para pelaku UMKM dan pengrajin untuk berinovasi sehingga produk Aceh Besar tidak hanya dikenal, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional,” pungkasnya.
Pameran Kriya dan Wastra Dekranasda se-Indonesia yang digelar dalam rangka HUT Dekranas ke-46 tersebut diikuti oleh Dekranasda dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi ajang promosi sekaligus mempertemukan para pelaku industri kerajinan untuk memperluas jejaring usaha, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat pelestarian warisan budaya Nusantara melalui karya-karya kriya dan wastra. []



