Kemenag Aceh Minta Jajaran Perkuat Edukasi Keagamaan Terkait Isu LGBT

BANDA ACEH – Kementerian Agama (Kemenag) Aceh meminta seluruh jajarannya meningkatkan pendekatan keagamaan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

Hal tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Aceh, Azhari, saat melantik Kepala KUA dan Kepala Madrasah di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Rabu (2/9/2026).

Azhari mengingatkan pentingnya peran Kemenag dalam merespons berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat termasuk LGBT.

Menurut Azhari, pendekatan agama perlu dilakukan dengan memberikan pemahaman yang tepat mengenai nilai-nilai keagamaan serta sejarah umat terdahulu. Guru, misalnya, diminta menjelaskan berbagai peristiwa yang terdapat dalam sejarah Islam, termasuk kisah Nabi Luth AS, sebagai bagian dari pembelajaran dan penguatan nilai moral kepada peserta didik.

Baca juga:  BPK Mulai Periksa Pemprov Aceh, Data BOSP dan Energi Dipersiapkan

“Guru harus menjelaskan peristiwa-peristiwa terdahulu, seperti masa Nabi Luth, agar anak-anak memiliki pemahaman dan tidak mudah terpengaruh dengan perkembangan yang ada,” ujar Azhari.

Ia menegaskan, seluruh unsur Kemenag memiliki peran penting dalam meningkatkan kepekaan terhadap berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat. Menurutnya, aparatur Kemenag tidak boleh hanya menunggu persoalan muncul, tetapi harus hadir memberikan edukasi dan pendampingan.

Azhari juga meminta para penghulu untuk menyampaikan pesan-pesan keagamaan dalam prosesi khutbah nikah. Sementara kepala madrasah dan guru diminta memberikan pemahaman kepada siswa mengenai nilai-nilai agama, keluarga, pergaulan, serta dampak perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama.

Baca juga:  Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Supiori Papua

“Kita harus peka dengan masalah ini. Kita harus hadir di tengah masyarakat dan menyampaikan edukasi,” katanya.

Ia menambahkan, persoalan sosial yang berkembang membutuhkan keterlibatan bersama. Karena itu, seluruh jajaran Kemenag Aceh diminta menjalankan perannya sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

“Ada tugas di pundak kita semua,” tegasnya. []

Berita Populer

Berita Terkait