Amanah Temui Rektor UIN Ar-Raniry, Sepakat Perkuat Pembinaan Pemuda Aceh

BANDA ACEH – Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (Amanah) bertemu dengan Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg, Selasa (31/3/2026), untuk membahas penguatan pembinaan generasi muda di tengah meningkatnya kerentanan sosial.

Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja rektor itu membahas pentingnya perubahan pendekatan dalam menangani persoalan pemuda. Penanganan dinilai tidak cukup bersifat reaktif terhadap dampak, tetapi perlu berfokus pada pembangunan ekosistem yang mampu menyalurkan potensi secara produktif.

Ketua Amanah, Dr Syaifullah Muhammad, mengatakan bahwa generasi muda Aceh tidak kekurangan potensi, namun masih terbatas dalam hal ruang pengembangan diri.

“Anak muda Aceh tidak kekurangan potensi. Yang dibutuhkan adalah ekosistem yang mampu mengubah potensi itu menjadi produktivitas dan daya saing,” ujarnya.

Baca juga:  Percepatan Pembangunan Jembatan di Aceh Capai 53 Persen

Ia menambahkan, energi dan kreativitas yang tidak tersalurkan berpotensi mendorong munculnya perilaku destruktif, termasuk penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Mujiburrahman menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan tersebut.
Menurut dia, kampus harus bertransformasi menjadi pusat inovasi yang terbuka dan terhubung dengan kebutuhan masyarakat.

“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi ruang akademik. Kampus harus hadir sebagai pusat solusi dan kolaborasi bagi generasi muda,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat kolaborasi melalui berbagai program konkret, seperti pelatihan berbasis industri kreatif, inkubasi kewirausahaan, serta perluasan jejaring global bagi pemuda Aceh.

Baca juga:  Trump Lontarkan Pernyataan Kasar soal MbS: "He didn’t think he’d be kissing my ass"

Selain itu, pembinaan juga diarahkan pada penguatan pola pikir berkembang (growth mindset) guna membentuk generasi muda yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing di tingkat global.

Langkah ini dinilai penting seiring besarnya bonus demografi di Aceh. Tanpa pengelolaan yang tepat, dominasi penduduk usia muda berpotensi memunculkan berbagai persoalan sosial.

Melalui kolaborasi ini, Amanah dan UIN Ar-Raniry berharap dapat membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk berkembang, sekaligus mengarahkan potensi mereka ke kontribusi nyata bagi daerah maupun tingkat global. []

Berita Populer

Berita Terkait