MotoGP Qatar merupakan seri ke-20 dari total 22 putaran musim ini. Setelah balapan di Lusail, masih ada dua seri tersisa, yakni Portugal dan Valencia. Setiap pebalap masih berpeluang mengumpulkan maksimal 74 poin dari dua seri tersebut.
Dalam satu akhir pekan MotoGP, tersedia maksimal 37 poin, terdiri dari 12 poin untuk Sprint Race dan 25 poin dari balapan utama. Dengan demikian, masih ada total 111 poin yang diperebutkan hingga akhir musim.
Berdasarkan perhitungan klasemen, Marquez harus memperlebar keunggulannya minimal 30 poin atas Martin dan delapan poin atas Bezzecchi selama akhir pekan di Qatar. Kedua syarat tersebut harus terpenuhi agar ia bisa memastikan gelar juara dunia lebih awal.
Mengapa Marquez Harus Ungguli Martin 30 Poin?
Martin merupakan pesaing terdekat Marquez dalam klasemen sementara. Saat ini, keduanya terpaut 44 poin.
Setelah MotoGP Qatar, hanya tersisa 74 poin maksimal yang bisa diraih dalam dua seri terakhir. Karena itu, Marquez perlu memperlebar keunggulannya menjadi setidaknya 74 poin agar Martin tidak lagi memiliki peluang untuk mengejarnya.
Marquez juga memiliki jumlah kemenangan balapan utama lebih banyak dibandingkan Martin. Dengan demikian, jika keduanya mengakhiri musim dengan jumlah poin yang sama, Marquez akan unggul berdasarkan aturan penentuan peringkat (tie-break).
Artinya, Marquez harus menambah selisih 30 poin dari Martin di Qatar. Jika berhasil, keunggulannya akan mencapai 74 poin. Martin tidak akan bisa menyalipnya meskipun memenangi dua Sprint Race dan dua balapan utama yang tersisa.
Bezzecchi Juga Harus Diwaspadai
Syarat kedua berkaitan dengan Bezzecchi. Pebalap Aprilia tersebut saat ini tertinggal 67 poin dari Marquez.
Untuk memastikan gelar di Qatar, Marquez harus memperlebar jarak menjadi minimal 75 poin. Pasalnya, hanya 74 poin maksimal yang masih bisa dikumpulkan dalam dua seri terakhir. Dengan demikian, Marquez perlu menambah keunggulan setidaknya delapan poin atas Bezzecchi selama akhir pekan di Lusail.
Kedua syarat tersebut harus dipenuhi secara bersamaan. Jika Marquez meraih poin maksimal 37 dari Sprint Race dan balapan utama, Martin hanya boleh mengumpulkan maksimal tujuh poin. Sementara itu, Bezzecchi masih bisa meraih maksimal 29 poin.
Menang di Balapan Utama Saja Belum Cukup
Sprint Race juga menjadi bagian penting dalam perhitungan peluang gelar Marquez. Jika hanya memenangi balapan utama pada Minggu (8/11), ia akan memperoleh 25 poin. Jumlah tersebut belum cukup untuk memenuhi syarat menambah keunggulan 30 poin atas Martin.
Karena itu, jika menang pada balapan utama, Marquez setidaknya harus finis di posisi kelima Sprint Race untuk memperoleh tambahan lima poin. Dengan begitu, total poin yang dikumpulkannya mencapai 30.
Namun, skenario tersebut hanya cukup jika Martin tidak meraih poin sama sekali dan Bezzecchi maksimal mengumpulkan 22 poin sepanjang akhir pekan.
Sebaliknya, kemenangan dalam Sprint Race dan balapan utama juga belum otomatis memastikan gelar. Jika Martin mampu mengumpulkan delapan poin atau lebih, penentuan juara dunia harus ditunda hingga seri berikutnya.
Martin Bisa Tunda Pesta Juara Marquez
Bagi Martin, targetnya adalah meraih minimal delapan poin di Qatar. Hasil tersebut sudah cukup untuk menggagalkan peluang Marquez mengunci gelar juara dunia pada akhir pekan ini.
Namun, kondisi Martin belum sepenuhnya ideal. Ia masih menjalani pemulihan cedera patah tulang radius distal di pergelangan tangan kanan akibat kecelakaan pada MotoGP Australia. Cedera tersebut membuatnya tidak bisa menyelesaikan rangkaian balapan di Malaysia.
Bezzecchi juga harus berupaya agar tidak kehilangan delapan poin atau lebih dari Marquez di Qatar.
Selain Martin dan Bezzecchi, Pedro Acosta secara matematis masih memiliki peluang menjadi juara dunia. Namun, ia tertinggal 104 poin dari Marquez. Jika dua syarat utama terkait Martin dan Bezzecchi terpenuhi, Marquez juga dipastikan tidak akan terkejar oleh Acosta.
Skenario Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2026 di Qatar
Berikut sejumlah syarat yang harus dipenuhi Marquez untuk mengunci gelar juara dunia di Qatar:
Marquez harus menambah keunggulan minimal 30 poin atas Jorge Martin sepanjang akhir pekan di Qatar.
Marquez juga harus memperlebar jarak minimal delapan poin atas Marco Bezzecchi.
Jika memenangi Sprint Race dan balapan utama, Marquez bisa mengumpulkan maksimal 37 poin.
Jika hanya menang pada balapan utama, Marquez wajib finis minimal kelima di Sprint Race agar total poinnya mencapai 30.
Martin cukup mengumpulkan delapan poin untuk menggagalkan peluang Marquez memastikan gelar di Qatar.
Jika seluruh persyaratan tersebut terpenuhi, Marc Marquez bisa mengunci gelar juara dunia MotoGP 2026 lebih awal, meskipun masih menyisakan dua seri balapan, yakni Portugal dan Valencia.[]


