Anak Terlindungi, Indonesia Emas Menanti: BBPOM Aceh Edukasi Masyarakat Lewat Podcast Berbisik

BANDA ACEH – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh kembali menghadirkan edukasi kepada masyarakat melalui Podcast Berbisik (Berbincang Asik Bersama BPOM Aceh) Episode 19 yang mengangkat tema “Anak Terlindungi, Indonesia Emas Menanti”, Kamis (23/7/2026) di Kantor BBPOM Aceh.

Kegiatan ini menghadirkan Yanti dari Tim Program Prioritas Nasional Bidang Informasi dan Komunikasi BBPOM Aceh serta Juleka, Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, sebagai narasumber dengan dipandu oleh Suhil Alfata selaku host.

Podcast ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak melalui obat dan pangan yang aman sebagai fondasi mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Dalam diskusi, Yanti menjelaskan bahwa perlindungan anak tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga memastikan setiap obat dan pangan yang dikonsumsi aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan. Menurutnya, kebiasaan memilih produk yang aman harus dibangun sejak usia dini agar tumbuh menjadi budaya di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Anak-anak adalah investasi terbesar bangsa. Melindungi mereka dimulai dari hal yang paling sederhana, yaitu memastikan obat dan makanan yang dikonsumsi aman. Karena itu, BPOM terus mendorong masyarakat untuk membiasakan Cek KLIK sebelum membeli produk, sekaligus memanfaatkan berbagai Program Prioritas Nasional sebagai upaya membangun budaya keamanan pangan sejak dini,” ujar Yanti.

Baca juga:  Kabupaten Pertama Gelar Rakor, Kak Na Apresiasi Pembina Posyandu Pidie

Pada kesempatan tersebut, Yanti juga memaparkan berbagai Program Prioritas Nasional BPOM, seperti Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas, serta Sekolah yang Membudayakan Keamanan Pangan.

Program-program tersebut dirancang untuk membangun ekosistem keamanan pangan melalui pemberdayaan masyarakat sehingga anak-anak dapat tumbuh di lingkungan yang sehat dan terlindungi. Selain itu, masyarakat diajak untuk selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli produk serta melaporkan apabila menemukan produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan.

Sementara itu, Ahli Gizi Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Juleka, menjelaskan bahwa pemenuhan gizi seimbang dan keamanan pangan merupakan dua aspek yang tidak dapat dipisahkan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Ia menekankan pentingnya perhatian orang tua terhadap pemenuhan gizi sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan, termasuk bagi anak berkebutuhan khusus yang memerlukan pendekatan sesuai kondisi masing-masing.

“Pangan yang bergizi harus dibarengi dengan jaminan keamanan. Gizi terbaik tidak akan memberikan manfaat optimal apabila pangan yang dikonsumsi tidak aman. Karena itu, orang tua perlu memastikan makanan anak bergizi seimbang, higienis, dan berasal dari produk yang legal serta aman dikonsumsi,” jelas Juleka.

Diskusi berlangsung hangat dan interaktif dengan membahas berbagai isu, mulai dari peran orang tua dan sekolah dalam membangun kebiasaan konsumsi yang sehat, pentingnya memilih produk yang memiliki izin edar BPOM, pencegahan stunting, pemenuhan gizi bagi anak berkebutuhan khusus, hingga kolaborasi berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak.

Baca juga:  Komisi IX DPR RI Tinjau Pengawasan Obat dan Makanan di Aceh, BBPOM Soroti Isu Strategis dan Keamanan MBG

Narasumber juga menjawab sejumlah pertanyaan masyarakat melalui segmen Jawab Netizen (JANET) sebagai bentuk edukasi yang dekat dengan kebutuhan publik.

Host Podcast Berbisik, Suhil Alfata, menyampaikan bahwa podcast ini diharapkan menjadi media edukasi yang mudah diakses masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar mengenai keamanan obat dan makanan.

“Melalui Podcast Berbisik, kami ingin menghadirkan edukasi yang ringan, mudah dipahami, namun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Harapannya, semakin banyak orang tua, guru, dan masyarakat yang memahami pentingnya memilih obat dan pangan yang aman sebagai bagian dari upaya melindungi generasi penerus bangsa,” ujar Suhil.

Melalui Podcast Berbisik Episode 19 ini, Balai Besar POM di Banda Aceh berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan membangun budaya memilih obat dan pangan yang aman, menerapkan Cek KLIK, memenuhi kebutuhan gizi seimbang, serta memperkuat kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan akan lahir generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.[]

Berita Populer

Berita Terkait