FDK UIN Ar-Raniry Banda Aceh Laksanakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah

BANDA ACEH – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Sertifikasi Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Angkatan I Tahun 2026 di Aula Meeting Room Hotel Diana, Banda Aceh (14/7/2026).

Kegiatan Ini bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Republik Indonesia dan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh. Kegiatan berlangsung pada 13–18 Juli 2026 yang diikuti 55 peserta, terdiri atas 42 laki-laki dan 13 perempuan.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan FDK, pimpinan UIN Ar-Raniry, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh, serta perwakilan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun melalui Zoom Meeting.

Baca juga:  Mensos: Bansos PKH dan Sembako Triwulan III Mulai Disalurkan 20 Juli

Mewakili Rektor UIN Ar-Raniry, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Prof Khairuddin mengatakan bahwa seorang pembimbing ibadah haji dan umrah harus memiliki tiga hal utama.

“Pertama, kompetensi keilmuan, yakni pemahaman manasik yang komprehensif. Kedua, integritas, kesabaran, dan keikhlasan dalam mengayomi jemaah dari berbagai latar belakang, terutama jemaah lanjut usia. Ketiga, kesiapan fisik dan mental serta kemampuan mengelola dinamika di lapangan yang sering kali menjadi tantangan,” ujarnya.

Prof Khairuddin menambahkan, kegiatan sertifikasi ini bertujuan menyamakan persepsi serta meningkatkan kapasitas pembimbing haji dan umrah agar memiliki kompetensi dan tanggung jawab dalam memastikan sahnya ibadah jemaah.

“Kegiatan ini penting untuk meningkatkan kualitas pembimbing haji dan umrah. Semoga seluruh peserta lulus dan memperoleh sertifikasi sehingga dapat memberikan pendampingan yang lebih baik kepada jemaah haji dan umrah,” katanya.

Baca juga:  USK Gandeng LAN RI Tingkatkan Kualitas SDM ASN Melalui Inovasi

Dekan FDK Prof Kusmawati Hatta mengatakan, melalui sertifikasi ini FDK UIN Ar-Raniry berkomitmen untuk terus membentuk pembimbing ibadah haji dan umrah yang kompeten, profesional, dan berakhlakul karimah.

“Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan standar kompetensi utama yang harus dimiliki pembimbing untuk memastikan jemaah memperoleh bimbingan yang benar sesuai syariat serta dapat menjalankan ibadah di Tanah Suci dengan aman dan nyaman,” katanya.[]

Berita Populer

Berita Terkait