JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan bagi Aparatur sipil Negara (ASN) merupakan investasi bagi kualitas dan karakter sumber daya manusia aparatur dalam menjalankan tugas dan peran ASN ke depan.
Menurut Rini, nilai-nilai yang ditempa selama pelatihan, seperti disiplin, kerja sama, dan ketangguhan, akan memperkuat jati diri ASN sebagai pelayan masyarakat sekaligus menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan publik.
“Disiplin, kemampuan bekerja sama, dan ketangguhan yang ditempa akan dibawa kembali ke instansi, sehingga peserta dapat bekerja lebih efektif dan produktif,” ujar Rini pada Upacara dan Parade Penutupan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komponen Cadangan (Komcad) ASN Gelombang I Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Keikutsertaan ASN sebagai Komcad tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 27/ 2021 tentang Peran Serta Pegawai ASN sebagai Komponen Cadangan dalam Mendukung Upaya Pertahanan Negara. Personel Komcad memiliki skema tugas yang terbagi dalam dua masa, yakni masa tidak aktif dan masa aktif.

Pada masa tidak aktif, anggota Komcad kembali menjalankan profesi dan tugas sehari-hari sebagai ASN. Sementara pada masa aktif, mereka dapat dipanggil dan diaktivasi untuk melaksanakan tugas di bidang pertahanan negara.
Rini menegaskan bahwa keikutsertaan ASN dalam Komcad bersifat sukarela. ASN yang ingin bergabung harus melalui proses seleksi dan memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
“Sejak awal, semangat kebijakan ini bersifat mendorong partisipasi secara aktif secara sukarela, bukan memaksa, dan ditujukan sebagai wujud penguatan nilai loyal dalam core values ASN BerAKHLAK. ASN tidak otomatis menjadi Komponen Cadangan. Keikutsertaan ASN dalam Komcad bersifat selektif dan harus memenuhi persyaratan tertentu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, nilai-nilai yang ditempa selama pelatihan sangat relevan dengan tugas keseharian ASN. Penguatan karakter ini dibutuhkan oleh negara untuk memastikan pemerintahan berjalan dengan baik, serta pelayanan publik tetap hadir bagi masyarakat.
Dari sisi manajemen ASN, partisipasi dalam Komcad merupakan bagian dari pengembangan kompetensi dan profesionalitas aparatur, sekaligus kontribusi nyata ASN dalam memperkuat ketahanan nasional sesuai peran dan kapasitasnya masing-masing.
Partisipasi ASN menjadi Komcad direncanakan dengan memperhatikan keberlanjutan pelayanan dan birokrasi. Pimpinan instansi memiliki peran penting dalam mengatur distribusi pekerjaan agar pelayanan publik tetap berjalan.
Pada kesempatan tersebut, Rini menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan ini dengan penuh dedikasi dan disiplin. Ia juga berterima kasih kepada jajaran Kementerian Pertahanan dan TNI yang telah membina peserta hingga terbentuk aparatur yang semakin tangguh.
“Secara keseluruhan, program ini adalah bagian dari ikhtiar membangun ASN yang berkarakter. ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki disiplin, ketangguhan, integritas, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara,” pungkasnya.[]



