Catat Sejarah, 15 Perempuan Resmi Jabat Kepala KUA

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) mencatat sejarah baru dalam transformasi kelembagaan Kantor Urusan Agama (KUA). Sebanyak 15 perempuan dari jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam resmi dilantik sebagai Kepala KUA.

Pelantikan ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 24 Tahun 2024 dan KMA Nomor 1644 Tahun 2025 yang membuka kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam untuk menduduki jabatan Kepala KUA.

Idul Adha 1447 H

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, pelantikan tersebut menandai era baru kepemimpinan KUA yang lebih inklusif dan berorientasi pada penguatan layanan keagamaan. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh fungsi KUA dapat dijalankan secara optimal sesuai kebutuhan masyarakat.

Abu menjelaskan, transformasi KUA tidak hanya menyangkut perubahan kelembagaan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan. Karena itu, Kementerian Agama memberikan kesempatan yang sama kepada penghulu maupun penyuluh agama Islam untuk memimpin KUA.

HARI LAHIR PANCASILA

“Dengan kesempatan yang sama bagi penghulu dan penyuluh agama Islam, diharapkan seluruh fungsi KUA dapat terlaksana maksimal dan seluruh jenis layanan KUA dapat disediakan secara proporsional,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati Tunjuk Ardiansyah sebagai Plt Sekwan DPRK Aceh Besar

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut sejalan dengan visi Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menempatkan KUA sebagai garda terdepan layanan keagamaan.

Saat ini, peran KUA tidak lagi terbatas pada pencatatan pernikahan, tetapi telah berkembang menjadi pusat layanan keagamaan yang mencakup pembinaan keluarga, bimbingan perkawinan, kemasjidan, zakat dan wakaf, hisab rukyat, hingga penguatan kehidupan keagamaan masyarakat.

Menurut Abu, kehadiran perempuan dalam kepemimpinan KUA menjadi bagian penting dari penguatan layanan yang semakin dekat dengan masyarakat. Pengalaman panjang para penyuluh perempuan dalam mendampingi keluarga, majelis taklim, dan komunitas keagamaan dinilai menjadi modal berharga dalam mengembangkan layanan KUA yang lebih responsif.

Baca juga:  Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Diganti Nanik S Deyang

“Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala KUA saat ini akan menjadi momentum bersejarah tentang era baru KUA sebagai pusat layanan keagamaan,” kata Abu.

Sebelumnya, Kementerian Agama melantik 258 kepala KUA dari berbagai daerah di Indonesia. Di antara pejabat yang dilantik terdapat 15 perempuan yang berasal dari jabatan fungsional Penyuluh Agama Islam. Mereka menjadi bagian dari tonggak baru kepemimpinan KUA yang lebih inklusif.[]

Berita Populer

Berita Terkait