TelkomGroup Optimalkan Konektivitas Satelit Telkomsat di 17 Titik Terdampak Gempa NTT

LABUAN BAJO – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus memperluas langkah tanggap darurat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pemulihan layanan telekomunikasi digital pascabencana gempa yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebagai bagian dari TelkomGroup, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) turut mengambil peran dengan menargetkan penyediaan konektivitas berbasis satelit di 17 titik di Maumere, Ruteng, dan Larantuka.

EVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto mengatakan, pemulihan infrastruktur di sejumlah titik masih membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap.

“Pemulihan infrastruktur di beberapa titik masih membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap. Kami perlu memastikan seluruh sumber daya dan kapabilitas TelkomGroup bisa dikerahkan secara efektif untuk membantu proses tersebut, termasuk melalui pemanfaatan layanan satelit Telkomsat,” ujar Rachmad.

HUT KE-81 KEMERDEKAAN RI

Sejalan dengan upaya tersebut, Telkomsat mengoptimalkan kapabilitas satelit yang dimiliki untuk menghadirkan akses komunikasi yang dapat diandalkan di lokasi yang masih dalam proses pemulihan, khususnya ketika infrastruktur jaringan terestrial mengalami gangguan dan keterbatasan.

Baca juga:  Insiden MBG di Karo Diduga akibat Ikan Tak Disimpan di Freezer Selama 12 Jam

VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono mengatakan, konektivitas menjadi kebutuhan penting dalam situasi bencana, baik untuk membantu masyarakat tetap berkomunikasi dan memperoleh informasi maupun mendukung koordinasi berbagai pihak di lapangan.

“Kami memahami bahwa dalam situasi bencana, konektivitas menjadi kebutuhan yang sangat penting, baik bagi masyarakat untuk tetap berkomunikasi dan memperoleh informasi maupun bagi berbagai pihak dalam melakukan koordinasi penanganan di lapangan. Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit dapat hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka,” pungkas Fino.

Fino menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Telkomsat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika akses komunikasi dibutuhkan dalam kondisi darurat.

“Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana teknologi dan kapabilitas yang kami miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Telkomsat akan terus bersinergi bersama TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan, sehingga akses komunikasi di wilayah terdampak dapat kembali tersedia dan mendukung berbagai kebutuhan di lapangan,” tutup Fino.

Baca juga:  Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Wagub Aceh Serukan Jaga Perdamaian

Dukungan konektivitas satelit melengkapi proses pemulihan jaringan yang masih berlangsung. Hingga saat ini, beberapa ruas jaringan fiber optic, site BTS, dan infrastruktur lainnya telah pulih dan kembali aktif. Di sisi layanan, penyediaan posko internet gratis di sejumlah titik serta Paket Darurat untuk pelanggan Telkomsel juga masih tersedia dan dapat diaktifkan melalui *888*20#.

TelkomGroup terus mengerahkan tim teknis untuk mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah terdampak, dengan tetap menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas.

Dengan tambahan konektivitas satelit ini, TelkomGroup berupaya maksimal agar masyarakat dapat tetap terhubung dalam situasi krisis.

Informasi terkait progress pemulihan jaringan, kantor layanan, maupun layanan pelanggan TelkomGroup dapat diperoleh melalui Hotline Tanggap Bencana di 0800-111-9000 dan media sosial resmi Telkom Indonesia.[]

Berita Populer

Berita Terkait