BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh, Azhari, menerima Penghargaan Tokoh Penggerak Literasi Nasional dari Nyalanesia pada puncak Festival Literasi Aceh #1 di Gedung Anjong Mon Mata, Pendopo Gubernur Aceh, Banda Aceh, Sabtu (3/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan Nyalanesia sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kontribusi dalam mendorong penguatan budaya literasi, khususnya di lingkungan madrasah di Aceh.
Di tempat terpisah Azhari mengatakan, literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan berwawasan luas.
“Budaya literasi harus terus kita hidupkan di madrasah. Anak-anak kita tidak cukup hanya gemar membaca, tetapi juga harus mampu memahami, mengolah informasi, dan melahirkan gagasan yang bermanfaat,” ujar Azhari.
Dalam kesempatan tersebut, Azhari juga menandatangani perpanjangan kerja sama Kanwil Kemenag Aceh dengan Nyalanesia dalam mendorong pengembangan budaya literasi di madrasah.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan semakin membuka ruang bagi guru dan siswa madrasah untuk meningkatkan kemampuan literasi sekaligus melahirkan berbagai karya.
“Melalui kerja sama ini, kita ingin semakin banyak guru dan siswa madrasah yang berani berkarya. Literasi harus tumbuh menjadi budaya dan memberi dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan,” katanya.
Festival Literasi Aceh #1 diikuti 63 sekolah dengan total 3.815 siswa dan guru dari 17 kabupaten/kota di Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui literasi.
Nyalanesia merupakan social enterprise pengembang program literasi sekolah terpadu yang memfasilitasi siswa dan guru dalam penerbitan buku, pelatihan dan sertifikasi kompetensi, serta berbagai program apresiasi untuk meningkatkan capaian literasi dan prestasi.[]


