Ingin Prostat Tetap Sehat? Ini 4 Tips dari Dokter

JAKARTA – Kesehatan prostat menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan pria seiring bertambahnya usia. Gangguan pada prostat dapat berkaitan dengan berbagai kondisi, mulai dari pembesaran prostat hingga kanker prostat.

Selain faktor usia dan genetik, gaya hidup juga menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan untuk menjaga kesehatan prostat. Dokter Spesialis Urologi Subspesialis Onkologi RS Pondok Indah, dr. Andar R. Siregar, Sp.U, Subsp.Onk.(K), mengatakan terdapat sejumlah kebiasaan sehari-hari yang perlu diperhatikan pria.

1. Batasi Konsumsi Daging Merah

Andar mengatakan pola makan sehari-hari perlu diperhatikan, terutama konsumsi daging merah secara berlebihan.

“Makan makanan daging merah itu bisa mempengaruhi,” tutur Andar saat ditemui dalam media briefing RS Pondok Indah Group di Greyhound, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Ia menjelaskan, konsumsi daging merah secara berlebihan dapat berkaitan dengan peningkatan risiko masalah pada prostat. Karena itu, daging merah tidak harus sepenuhnya dihindari, tetapi konsumsinya perlu dibatasi.

“Yang dihindari ya kayak seperti makan-makan daging merah sebenarnya. Bukan berarti enggak boleh ya, ya secukupnya lah,” ujar Andar.

Baca juga:  5 Tips Sederhana Mengatasi Mata Lelah akibat Terlalu Lama Menatap Layar Gadget

Selain daging merah, Andar juga menyebut konsumsi alkohol sebagai salah satu kebiasaan yang perlu dibatasi dalam menerapkan pola hidup sehat.

2. Perbanyak Sayur dan Tomat

Di sisi lain, Andar menyarankan konsumsi sayuran dan tomat sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

Tomat mengandung likopen yang telah banyak diteliti dan dikaitkan dengan penurunan kadar prostate-specific antigen (PSA). Menurut Andar, tomat yang telah melalui proses pemasakan dapat menjadi salah satu pilihan untuk mendapatkan likopen.

Likopen merupakan senyawa antioksidan yang dikaitkan dengan kesehatan prostat. Namun, konsumsi likopen dari tomat tidak dapat disebut sebagai cara yang secara langsung mencegah kanker prostat.

“Jadi memang sudah ada publikasinya. Ini dulu publikasinya itu di Italia, ada satu kampung kok rendah banget, ternyata makanan mereka makan tomat yang diproses, direbus dulu, makan spaghetti, pizza. Ternyata diteliti likopen itu baik, buat menurunkan PSA,” ujar Andar.

Selain tomat, ia juga menyarankan konsumsi berbagai jenis sayuran sebagai bagian dari pola makan sehari-hari.

“Ya mungkin makan-makan ini sayur-sayuran, macam-macam lain itu juga menurunkan angka PSA,” katanya.

Baca juga:  Prabowo: Penghasilan Danantara Tumbuh 400% dalam Waktu 1,5 Tahun

3. Berhenti Merokok

Andar juga menekankan pentingnya menghindari rokok. Menurutnya, merokok merupakan salah satu kebiasaan yang dapat mempercepat terjadinya masalah pada prostat.

“Yang mempercepat terjadinya itu memang merokok,” ujar Andar.

Karena itu, mengurangi hingga berhenti merokok dapat menjadi bagian dari upaya menerapkan pola hidup yang lebih sehat.

4. Rutin Berolahraga

Menjaga kesehatan prostat juga dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup aktif melalui olahraga secara rutin.

“Kurangin merokok lah. Hidup sehat lah dan juga olahraga teratur,” ujar Andar.

Ia menyebut perubahan gaya hidup sebagai salah satu langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi faktor risiko yang dapat dicegah.

“Jadi mungkin yang bisa kita jaga ya lifestyle kita,” kata Andar.

Selain menerapkan pola hidup sehat, Andar mengingatkan pentingnya pemeriksaan kesehatan, terutama bagi pria yang memiliki riwayat kanker prostat dalam keluarga.

Menurutnya, pria yang memiliki ayah dengan riwayat kanker prostat perlu lebih waspada dan dapat mempertimbangkan pemeriksaan lebih awal karena memiliki risiko yang lebih tinggi.[]

Berita Populer

Berita Terkait