JAKARTA – Pengguna jalan yang beraktivitas di kawasan Jakarta Pusat perlu mengatur ulang rute perjalanan pada Kamis (11/6/2026). Pasalnya, terdapat tiga aksi demonstrasi yang akan berlangsung di sejumlah titik strategis dan berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.
Meski rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, pengendara disarankan menghindari area sekitar lokasi aksi untuk meminimalkan waktu tempuh perjalanan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengatakan terdapat tiga kelompok massa yang akan menggelar aksi unjuk rasa pada hari ini.
“Jam 11.00 WIB di depan Kantor Pusat Bank BRI,” ujar Erlyn dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2026).

Selain itu, massa dari Forum Perjuangan Maluku Utara dijadwalkan menggelar aksi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, mulai pukul 11.00 WIB.
Sementara itu, demonstrasi ketiga akan digelar Kelompok Cipayung Plus Jakarta Selatan bersama sejumlah elemen massa lainnya di kawasan Jalan Merdeka Selatan mulai pukul 13.00 WIB.
Sudirman Berpotensi Padat, Ini Jalur Alternatifnya
Lokasi pertama berada di depan Kantor Pusat BRI di Jalan Jenderal Sudirman. Kawasan ini merupakan salah satu koridor utama yang menghubungkan Jakarta Selatan dengan pusat kota sehingga berpotensi mengalami peningkatan volume kendaraan selama aksi berlangsung.
Pengendara dari arah Semanggi menuju Bundaran HI disarankan mempertimbangkan jalur alternatif berikut:
Dari arah Semanggi menuju Jakarta Pusat:
- Semanggi – Jalan Gatot Subroto – Jalan HR Rasuna Said – Jalan Prof Dr Satrio – Casablanca – Menteng.
- Semanggi – Jalan Gatot Subroto – Jalan MT Haryono – Cikini – Menteng.
- Semanggi – Jalan KH Mas Mansyur – Tanah Abang – Harmoni.
Dari arah Bundaran HI menuju Jakarta Selatan:
- Bundaran HI – Jalan Imam Bonjol – Jalan Diponegoro – Jalan Proklamasi – Jalan Ahmad Yani.
- Bundaran HI – Jalan Kebon Sirih – Jalan Fachrudin – Jalan KH Mas Mansyur.
Aksi di Kebon Sirih, Pengendara Diminta Cari Jalur Lain
Aksi kedua berlangsung di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih. Lokasi ini berada di jalur penghubung kawasan Menteng, Tanah Abang, dan Gambir sehingga berpotensi menyebabkan perlambatan arus kendaraan.
Alternatif dari arah Tanah Abang menuju Menteng:
- Jalan Fachrudin – Jalan KH Wahid Hasyim – Jalan Sabang – Menteng.
- Jalan Abdul Muis – Jalan Majapahit – Jalan Juanda – Cikini.
Alternatif dari arah Menteng menuju Gambir:
- Jalan Diponegoro – Jalan Salemba Raya – Jalan Kramat Raya – Pasar Senen.
- Jalan Teuku Umar – Jalan Cut Mutiah – Jalan Taman Suropati.
Merdeka Selatan Berpotensi Jadi Titik Kemacetan
Aksi ketiga yang berlangsung di Jalan Merdeka Selatan diperkirakan berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Balai Kota, Monas, Gambir, hingga Harmoni. Apalagi kawasan tersebut merupakan salah satu pusat aktivitas pemerintahan dan masyarakat di Jakarta.
Jalur alternatif dari arah Harmoni:
- Harmoni – Jalan Juanda – Pasar Senen – Salemba.
- Harmoni – Jalan Suryopranoto – Tomang – Slipi.
Jalur alternatif dari arah Cikini dan Menteng:
- Cikini – Jalan Diponegoro – Salemba – Matraman.
- Menteng – Jalan Teuku Umar – Jalan Cut Mutiah – Jalan Suprapto.
Untuk itu, pengendara yang memiliki aktivitas di kawasan Sudirman, Kebon Sirih, dan Merdeka Selatan pada siang hingga sore hari disarankan memantau kondisi lalu lintas secara berkala serta menyiapkan rute cadangan sebelum berangkat. []


