Bupati Aceh Barat Temui Kepala BKN, Bahas Nasib PPPK Paruh Waktu dan Tenaga Bakti

JAKARTA – Bupati Aceh Barat Tarmizi bersama Sekretaris Daerah Aceh Barat Kurdi menemui Kepala Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI, Zudan Arif Fakrulloh, di kantor BKN, Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal terkait Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu, PPPK Penuh Waktu, serta tenaga bakti yang berada di Aceh Barat.

Tarmizi mengatakan, dalam pertemuan tersebut pihaknya menyampaikan sejumlah aspirasi daerah kepada Kepala BKN RI. Salah satunya terkait peluang bagi seluruh PPPK Paruh Waktu untuk dapat diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu, baik tenaga guru, tenaga kesehatan, dan lainnya.

Baca juga:  KLH Segel 21 Badan Usaha di 7 Provinsi Terkait Karhutla

“Kami menyampaikan aspirasi daerah, pertama terkait PPPK Paruh Waktu supaya semua bisa menjadi PPPK Penuh Waktu baik itu guru, tenaga kesehatan dan lainnya. Kedua terkait tenaga bakti yang masih ada di Puskesmas supaya ada peluang untuk menjadi PPPK,” kata Tarmizi.

Ia mengatakan, kebijakan pemerintah pusat terkait dengan PPPK Paruh Waktu khusus untuk guru nantinya akan menjadi PPPK Penuh Waktu. Selain itu, ketika pemerintah kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), para PPPK juga memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi tersebut.

“Saat dibuka tes CPNS nantinya semua bisa ikut tidak hanya PPPK saja. Mereka PPPK juga harus ikut tes dan hanya yang memenuhi syarat saja yang akan lulus, maka persiapkan diri dari sekarang dan mulai belajar lagi,” katanya.

Baca juga:  Gunung Sinabung Berstatus Siaga, 176 Personel Polri Dikerahkan untuk Layani dan Lindungi Masyarakat

Terkait jumlah PPPK Paruh Waktu yang akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu, Tarmizi mengatakan hingga saat ini belum diketahui secara pasti karena belum ada pengumuman resmi dari pemerintah pusat.

“Untuk kepastiannya berapa orang yang akan diangkat menjadi PPPK Penuh Waktu kita tunggu saja pengumuman resmi dari pemerintah pusat terkait teknisnya seperti apa,” ujar Tarmizi.[]

Berita Populer

Berita Terkait