BULOG dan PERPADI Bersinergi Olah CBP Jadi Beras Premium

JAKARTA – Perum BULOG menggelar rapat koordinasi bersama Perkumpulan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) guna memperkuat sinergi dalam pengolahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) menjadi beras premium.

Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Perum BULOG pada Senin (13/7/2026) ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani, didampingi jajaran Direksi, Kepala Divisi beserta jajaran, serta dihadiri Ketua Umum PERPADI Sutarto Alimoeso beserta Dewan Pengurus PERPADI. Kegiatan ini juga diikuti oleh seluruh Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang Perum BULOG se-Indonesia secara daring.

Rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara Perum BULOG dan PERPADI guna mengoptimalkan pengolahan CBP menjadi beras premium dengan rencana penugasan mencapai dua juta ton. Program ini merupakan bagian dari upaya mendukung penguatan ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sesuai arahan Pemerintah.

Dalam arahannya, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi yang solid antara BULOG dan pelaku usaha penggilingan padi nasional.

“BULOG memahami bahwa penugasan pengolahan sebanyak dua juta ton Cadangan Beras Pemerintah menjadi premium dalam waktu yang tersedia membutuhkan kerjasama dengan para stakeholder termasuk PERPADI. Oleh karena itu, kami bersinergi dengan PERPADI agar ketika kebijakan pemerintah ditetapkan, program ini dapat segera dijalankan secara optimal,” ujarnya.

Baca juga:  Mensos: Bansos PKH dan Sembako Triwulan III Mulai Disalurkan 20 Juli

Ia juga mengapresiasi dukungan penuh PERPADI yang menyatakan kesiapan untuk mendukung program pemerintah tersebut. Menurutnya, sinergi yang telah terjalin dalam keberhasilan penyerapan gabah kini ditingkatkan melalui kolaborasi pengolahan CBP menjadi beras komersial berkualitas.

“Ini menjadi tonggak sejarah baru. Dengan sinergi BULOG dan PERPADI, kami optimistis kemandirian pangan dan swasembada pangan berkelanjutan sebagaimana menjadi program utama Bapak Presiden Prabowo Subianto dapat terus diwujudkan,” tambahnya.

Skema kerja sama akan dilaksanakan secara terintegrasi dengan melibatkan mitra penggilingan padi yang memenuhi standar kualitas di berbagai daerah. Melalui kolaborasi tersebut, BULOG akan mengoptimalkan proses pengolahan CBP menjadi beras komersial premium, sehingga masyarakat memperoleh beras yang bersih, sehat, higienis, dan berkualitas.

Baca juga:  Kemensos: MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap dalam Empat Gelombang

Sementara itu, Sutarto Alimoeso menyatakan pihaknya siap mendukung pengolahan CBP menjadi beras premium sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BULOG yang mengajak PERPADI bersama-sama melaksanakan program pemerintah. Kami siap mendukung sepenuhnya pengolahan Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan nasional,” ungkapnya.

Selain itu, Direktur Utama BULOG menyampaikan, realisasi penyerapan setara beras hingga 13 Juli 2026 telah mencapai sekitar 3,35 juta ton atau 84 persen dari target nasional empat juta ton. Sejumlah wilayah bahkan telah mencapai 100 persen target penyerapan.

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan mitra penggilingan padi, termasuk PERPADI, yang selama ini menjadi mitra strategis dalam program pengadaan beras dalam negeri.

Melalui kerja sama ini, BULOG berharap target pengolahan dua juta ton CBP menjadi beras komersial dapat terlaksana secara optimal serta memperkuat ekosistem perberasan nasional, meningkatkan nilai tambah CBP, dan mendukung swasembada pangan berkelanjutan.[]

Berita Populer

Berita Terkait