BGN Perkuat Validasi dan Integrasi Data Penerima Manfaat Program MBG

JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat akurasi data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui percepatan validasi dan integrasi lintas kementerian dan lembaga.

Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya menyampaikan bahwa validasi data menjadi langkah awal untuk memastikan ketepatan pelaksanaan program.

“Langkah pertama adalah melakukan validasi data, sehingga kami memiliki data yang lebih pasti dibandingkan sebelumnya,” ujar Sony dalam Rapat Koordinasi Penyelarasan Data Penerima Manfaat MBG pada lingkup ibu hamil, ibu menyusui, balita, dan santri di Kantor Badan Gizi Nasional, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Baca juga:  USK Beri Kelapangan Waktu untuk Salat Dzuhur bagi peserta UTBK

Ia menjelaskan bahwa data penerima manfaat berasal dari berbagai wali data, meliputi sektor pendidikan, keagamaan, serta kependudukan dan kesehatan. Dalam hal ini, BGN berperan sebagai pengguna data yang mengintegrasikan seluruh sumber tersebut.

“BGN tidak mengintervensi wali data, tetapi mengintegrasikan data tersebut dalam satu sistem,” jelasnya.

Menurutnya, integrasi data dilakukan agar seluruh kementerian memiliki referensi yang sama terkait penerima manfaat, termasuk dalam memantau cakupan program.

“Dengan data yang terintegrasi, kita bisa melihat siapa yang sudah menerima manfaat dan siapa yang belum,” tambahnya.

Baca juga:  TNI dan warga mulai pengecoran lantai Jembatan Aramco di Bener Meriah

Saat ini, BGN juga membuka akses pengecekan data sebagai bagian dari proses validasi, serta akan mengembangkan sistem integrasi berbasis API untuk memperkuat sinkronisasi data kedepan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Muhammad Syafi’i selaku Wakil Menteri Agama, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka selaku Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN RI, serta Maria Endang Sumiwi selaku Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas, sebagai bentuk penguatan sinergi lintas sektor dalam memastikan ketepatan sasaran Program MBG.[]

Berita Populer

Berita Terkait