BANDA ACEH – Bank Aceh Syariah resmi mengoperasikan gedung baru Kantor Cabang Pembantu (KCP) Simpang Balik, Kabupaten Bener Meriah, pada Senin (8/6/2026). Langkah strategis relokasi ini merupakan wujud nyata komitmen bank untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas akses perbankan syariah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Acara peresmian tersebut dihadiri dan diresmikan langsung oleh Direktur Kepatuhan Bank Aceh Syariah, Numairi, beserta jajaran. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, Ketua DPRK Bener Meriah Muhammad Saleh, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, alim ulama, serta para nasabah setia Bank Aceh Syariah.
Pada kesempatan itu, Numairi menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bener Meriah terhadap pengembangan layanan Bank Aceh Syariah. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran gedung baru harus diiringi dengan peningkatan semangat pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan hadirnya gedung operasional yang baru dan lebih representatif ini, tanggung jawab kita untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat juga semakin besar,” ujar Numairi dalam keterangan tertulis, Selasa (9/6/2026).

Numairi juga meminta seluruh karyawan Bank Aceh Syariah, khususnya di KCP Simpang Balik, untuk menerapkan budaya layanan prima melalui Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S). Selain itu, mereka diharapkan mampu menjadi solusi keuangan terbaik yang aman, amanah, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bener Meriah, Riswandika Putra, menyampaikan apresiasi atas langkah ekspansi dan peningkatan layanan yang dilakukan Bank Aceh Syariah.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bener Meriah menyambut baik relokasi gedung baru KCP Simpang Balik sebagai bukti nyata bahwa Bank Aceh Syariah terus berbenah demi memberikan kenyamanan layanan yang lebih baik kepada masyarakat. Ia juga menilai sinergi yang telah terjalin antara pemerintah daerah dan Bank Aceh Syariah, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah serta penyaluran dana desa, berjalan dengan sangat baik.
“Kehadiran gedung baru ini kita harapkan dapat semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam memajukan dan memperluas jangkauan para pelaku UMKM di wilayah Wih Pesam dan Kabupaten Bener Meriah secara umum,” ujarnya.
Dukungan infrastruktur tersebut turut mendorong kinerja positif Bank Aceh Syariah, baik pada pertumbuhan total aset, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), maupun penyaluran pembiayaan yang difokuskan pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat setempat.
Di samping itu, akselerasi transformasi digital juga terus dilakukan melalui penyediaan berbagai layanan, seperti Action Mobile Banking, QRIS, dan Internet Banking Corporate (IBC), guna menghadirkan kemudahan transaksi yang cepat, aman, dan efisien. []



