Bunda PAUD Aceh: Konsumsi Ikan Penting untuk Mendukung Tumbuh Kembang Otak Anak

SABANG – Kandungan protein pada ikan sangat penting untuk tumbuh kembang otak anak. Karena itu, para orang tua harus rutin memberi asupan ikan kepada anak-anak di rumah.

Hal tersebut disampaikan Bunda PAUD Aceh, Marlina Muzakir, usai membagikan paket alat tulis dan paket makanan olahan serba ikan kepada para siswa TK Negeri 11, SD Negeri 20 dan SD Negeri 22 Kota Sabang, yang berada di Gampong Aneuk Laot Kecamatan Sukakarya, Senin (11/6/2026) pagi.

“Protein dan nutrisi dalam ikan, terutama asam lemak omega-3, sangat penting untuk tumbuh kembang otak anak. Rutin mengonsumsi ikan akan sangat mendukung pembentukan jaringan saraf, fungsi kognitif, daya ingat, dan konsentrasi, serta meningkatkan imunitas,” ujar Marlina.

Menurut Marlina, kandungan asam amino pada ikan yang mudah dicerna menjadikannya sumber gizi ideal untuk mendukung kecerdasan anak.

Baca juga:  Sekda Aceh Harapkan KORMI Kota Langsa Jadi Lokomotif Budaya Hidup Sehat di Masyarakat

“Jadi, kami menyarankan kepada para orang tua untuk rutin memberi asupan ikan kepada anak-anak kita di rumah,” sambung Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Aceh itu.

Marlina menambahkan, Aceh khususnya Sabang yang merupakan daerah kepulauan dan dikelilingi lautan tentu akan lebih mudah mendapatkan ikan-ikan segar untuk dikonsumsi.

“Tidak perlu ikan-ikan impor seperti salmon yang mahal, karena dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa ikan kembung, tuna, sarden, bandeng dan lele juga memiliki kandungan protein dan nutrisi yang cukup tinggi,” katanya.

Selaku Ketua Forikan Aceh, Marlina berkomitmen untuk terus mengkampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) agar anak-anak Aceh menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria dan erdaya saing global.

Baca juga:  Viral Harga Asli Pertalite Lebih Mahal dari Pertamax

“Memberi asupan makanan sehat dan bergizi kepada ananda kita, khususnya ikan, akan membawa kita dijalur yang tepat dalam upaya mewujudkan Generasi Indonesia Emas pada 2045. Jika upaya ini tercapai, maka di masa mendatang Indonesia akan memiliki generasi yang tidak hanya sehat tetapi juga cerdas dan berdaya saing global,” ujarnya.

Sebelumnya, Marlina juga sempat berinteraksi dengan para siswa. Dengan ramah dan senyum khasnya, ia juga sempat bermain kuis dengan pertanyaan-pertanyaan ringan serta menguji hafalan surat-surat pendek para siswa.

Ia mengaku salut, karena para bocah TK dan SD sudah memiliki hafalan surat-surat pendek yang cukup baik.

“Anak-anak Bunda di Sabang keren-keren hafalan surat pendeknya bagus.” Ucapnya menyemangati para siswa. []

Berita Populer

Berita Terkait