dr Hendra Kurniawan Resmi Terpilih sebagai Ketua IDI Banda Aceh

BANDA ACEH – dr. Hendra Kurniawan, M.Sc., Sp.P(K) terpilih sebagai Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Banda Aceh untuk masa bakti 2026–2029. Ia meraih suara terbanyak dalam sidang pleno pemilihan yang berlangsung di Aula Balai Kota Banda Aceh, Ahad, 26 April 2026.

Sidang pleno dipimpin dr. Teuku Yusriadi, Sp.BA, FIAPS, didampingi wakil ketua dr. Vera Abdullah, Sp.PD(K), serta dr. Meilya Silvalila, Sp., EM, KPEC. Proses pemilihan berlangsung dengan partisipasi tinggi dari anggota yang memiliki hak suara.

Tiga kandidat bersaing dalam pemilihan tersebut, yakni dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG, MHPM; dr. M. Fuad, Sp.PD-KHOM, FINASIM; dan dr. Hendra Kurniawan, M.Sc., Sp.P(K).

Dari 273 anggota yang terdaftar, sebanyak 252 orang menggunakan hak pilihnya. Hasil penghitungan menunjukkan dr. Hendra Kurniawan memperoleh 157 suara, unggul atas dr. M. Fuad yang meraih 70 suara dan dr. Taufik Wahyudi Mahady dengan 21 suara. Empat suara dinyatakan tidak sah.

Baca juga:  SMP Negeri 2 Darul Imarah gelar Festival Gema Kreasi

Pimpinan sidang kemudian membacakan keputusan resmi hasil pleno. “Memutuskan, mengangkat dan mengukuhkan dr. Hendra Kurniawan, M.Sc., Sp.P(K) sebagai Ketua Pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Banda Aceh periode 2026–2029,” ujar dr. Teuku Yusriadi.

Dalam pidato perdananya, dr. Hendra menyatakan amanah yang diterimanya merupakan tanggung jawab bersama.

“Atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada saya sebagai Ketua IDI Kota Banda Aceh, tentu ini bukan sekadar jabatan, tetapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan bersama. Ini adalah amanah kolektif, bukan kerja individu, sehingga membutuhkan komitmen dan sinergi dari seluruh sejawat,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh anggota untuk kembali bersatu usai proses pemilihan. Menurut dr. Hendra, kontestasi telah berakhir dan saatnya membangun organisasi secara bersama.

Baca juga:  167 Peserta Ikuti Seleksi Kesehatan Paskibra Aceh Besar

“Kita kembali keluar sebagai satu, yaitu IDI. Ketika ditanya siapa yang menang hari ini, saya bilang semuanya menang, hanya amanahnya kebetulan diberikan kepada saya,” kata dia.

Ke depan, kata dr. Hendra, organisasi akan berfokus pada penguatan solidaritas internal, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan.

“Ke depan, fokus utama kita adalah memperkuat kesejawatan, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta membangun kolaborasi yang lebih solid antar sejawat dan dengan seluruh stakeholder kesehatan, baik pemerintah, akademisi maupun institusi layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekhilafan selama proses pemilihan serta membuka ruang masukan dari seluruh anggota untuk kemajuan organisasi. []

Berita Populer

Berita Terkait