Tips Merawat Sepeda Motor usai Menerjang Banjir

BANDA ACEH — Melewati genangan banjir dengan sepeda motor tidak disarankan jika masih tersedia jalur yang lebih aman. Namun dalam kondisi tertentu, pengendara kerap dihadapkan pada situasi darurat yang memaksa mereka tetap melintas di tengah banjir.

Instruktur Safety Riding Capella Honda Aceh, Reza Novendri, mengatakan sepeda motor yang telah melewati genangan air wajib mendapatkan perawatan khusus untuk mencegah kerusakan jangka panjang.

“Air banjir dapat membawa lumpur dan kotoran yang berisiko merusak mesin, kelistrikan, hingga sistem pengereman jika tidak segera ditangani,” kata Reza, Selasa (6/1/2026).

Menurut dia, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mencuci motor menggunakan air bersih untuk menghilangkan lumpur yang menempel, terutama pada bagian bawah mesin, roda, dan rantai. Kotoran yang dibiarkan dapat memicu karat dan mengganggu kinerja komponen.

Baca juga:  HT Ibrahim Apresiasi Kinerja Polda Aceh dalam Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Selanjutnya, pengendara perlu memeriksa kondisi oli mesin dan oli gardan, khususnya pada motor matik. Jika oli berubah warna menjadi putih susu, itu menandakan oli telah tercampur air dan harus segera diganti.

Reza juga mengingatkan pentingnya memastikan sistem kelistrikan dalam kondisi kering sebelum motor dinyalakan. Air yang tersisa berpotensi menyebabkan korsleting, terutama pada bagian aki dan soket kelistrikan.

Selain itu, filter udara perlu diperiksa dan dikeringkan. Filter yang basah dapat membuat mesin tersendat atau sulit dinyalakan, bahkan berisiko memasukkan air ke ruang pembakaran.

Baca juga:  Polri: Hari Ke-13 Operasi Ketupat 2026 Kondusif, Arus Balik Mulai Meningkat

Untuk motor jenis sport dan cub, rantai harus dibersihkan dan dilumasi kembali agar tidak berkarat. Sementara pada sistem pengereman, pengendara diminta memastikan tidak ada lumpur atau kotoran yang menempel pada kampas dan cakram rem.

Dia menambahkan, pengendara juga perlu memastikan knalpot tidak terisi air dengan cara memiringkan motor dan menyalakan mesin secara perlahan. Jika motor sempat terendam cukup lama, sistem bahan bakar juga perlu diperiksa karena air bisa masuk ke dalam tangki.

“Setelah semua pemeriksaan dilakukan dan motor dikeringkan, barulah mesin dinyalakan. Jika masih ditemukan gangguan atau penurunan performa, segera bawa ke bengkel resmi terdekat,” ujar Reza. []

Berita Populer

Berita Terkait