Kamis, Februari 12, 2026

Tangkap Satu Pelaku, Polisi Sita 154 Kg Ganja

BIREUEN — Kepolisian Resor (Polres) Bireuen mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja dan menyita barang bukti seberat 154 kilogram lebih. Satu pelaku berinisial BH (52) ditangkap dalam operasi tersebut.

‎Penangkapan itu terjadi di Desa Alue Glumpang, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen, pada Rabu, 8 Oktober 2025. Barang bukti yang disita berupa 154,0016 kilogram ganja kering, satu mesin press, dan timbangan digital.

‎Kapolres Bireuen AKBP Tuschad Cipta Herdani mengatakan, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari Operasi Antik Seulawah 2025. Polisi mendapat laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah pedalaman yang diduga menjadi ladang ganja.

‎“Tim gabungan yang dipimpin Wakapolres dan Kasat Resnarkoba segera menuju lokasi. Saat tiba, terlihat dua orang sedang memanen ganja. Namun hanya satu yang berhasil diamankan, sedangkan satu lainnya melarikan diri ke hutan,” ujar Tuschad, Sabtu, 11 Oktober 2025.

‎Di lokasi, polisi menemukan ratusan daun ganja kering yang tersebar di pondok dan area penjemuran dengan berat 92,065 kilogram, serta 56 bal ganja siap edar seberat 62,095 kilogram yang telah dikemas menggunakan mesin press.

‎Karena penggerebekan berlangsung menjelang malam, pemusnahan terhadap ladang ganja yang belum dipanen dilanjutkan keesokan harinya.

‎Dua Hektare Ladang Ganja Dimusnahkan

‎Sehari setelah penangkapan, polisi kembali ke lokasi dan memusnahkan ladang ganja seluas dua hektare di desa yang sama, Kamis, 9 Oktober 2025.

‎“Total terdapat sekitar 4.200 batang ganja di ladang tersebut. Sebanyak 4.195 batang kami musnahkan di tempat, sedangkan lima batang kami bawa ke Polres sebagai barang bukti untuk uji laboratorium,” kata Tuschad.

‎Usai pemusnahan, petugas menyisir area sekitar untuk memastikan tak ada lagi tanaman ganja tersisa. Kapolres menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polres Bireuen dalam memutus rantai peredaran narkotika di wilayah hukumnya.

‎“Peredaran narkoba adalah ancaman serius bagi generasi bangsa. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari bersama wujudkan Bireuen yang bersih dari narkoba,” ujar Tuschad. []

Berita Populer

Berita Terkait