KOTA JANTHO – Mewujudkan lingkungan kampus yang bersih, sehat, dan berkelanjutan membutuhkan pengelolaan sampah yang baik serta kesadaran seluruh warga kampus. Untuk mendukung upaya tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Aceh Besar memberikan pembinaan pengelolaan lingkungan kepada 514 taruna dan taruni serta 16 pegawai Politeknik Pelayaran Malahayati, Kecamatan Mesjid Raya, Aceh Besar, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Aceh Besar, Mulyadi, S.H., sebagai pemateri.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan materi bertajuk Pengelolaan Sampah dan Pelestarian Lingkungan yang Berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap pentingnya menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan kampus.
Mulyadi menjelaskan, pengelolaan lingkungan kampus perlu dilakukan secara terencana, mulai dari pemilahan sampah organik dan anorganik, penyediaan tempat penampungan sampah, hingga pengangkutan dan pengelolaan sampah secara rutin.
Pengelolaan limbah dari aktivitas kampus serta pemeliharaan taman dan area terbuka juga menjadi bagian penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Pengelolaan sampah tidak cukup hanya dengan mengumpulkan dan membuangnya. Perlu ada kesadaran bersama untuk memilah sampah sejak dari sumbernya, mengurangi timbulan sampah, serta menerapkan prinsip 3R, yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle,” ujar Mulyadi.
Ia menambahkan, pembinaan yang melibatkan ratusan taruna dan taruni serta pegawai tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan positif dalam menjaga kebersihan lingkungan, baik di area kampus maupun dalam kehidupan sehari-hari.
“Para taruna dan taruni serta seluruh pegawai memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Karena itu, kami berharap materi yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan secara nyata melalui kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ungkapnya.
Mulyadi juga menekankan pentingnya evaluasi secara berkala terhadap sistem pengelolaan sampah di lingkungan kampus agar berbagai kekurangan dapat segera diperbaiki. Menurutnya, upaya tersebut perlu didukung oleh penyediaan sarana yang memadai, pengelolaan limbah sesuai ketentuan, serta keterlibatan seluruh warga kampus.
Melalui pembinaan ini, diharapkan Politeknik Pelayaran Malahayati dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah dan lingkungan secara berkelanjutan. Dengan demikian, lingkungan pendidikan yang bersih, sehat, nyaman, dan berwawasan lingkungan dapat terwujud melalui komitmen bersama seluruh warga kampus.[]


