Muhajirul Fadhli Pimpin Ma’had Al-Jami’ah UIN Ar-Raniry

BANDA ACEH – Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Mujiburrahman melantik Muhajirul Fadhli sebagai Kepala UPT Pusat Ma’had Al-Jami’ah dan Asrama UIN Ar-Raniry masa jabatan 2026–2030 di Auditorium Prof Ali Hasjmy, Jumat (11/9/2026).

Muhajirul menggantikan Syahminan dan dilantik bersama 66 perangkat Rektor UIN Ar-Raniry lainnya untuk masa jabatan 2026–2030.

Usai dilantik, Muhajirul menyampaikan apresiasi kepada Syahminan atas pengabdian dan kontribusinya selama memimpin Ma’had Al-Jami’ah.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dr Syahminan atas seluruh pengabdian, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan. Apa yang telah beliau rintis dan kembangkan menjadi bagian penting yang akan kami lanjutkan,” ujarnya.

Muhajirul mengatakan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari estafet pengabdian. Menurutnya, kepemimpinan baru tidak dimulai dari nol, tetapi melanjutkan program dan kebaikan yang telah dibangun sekaligus melakukan penguatan dan inovasi.

Baca juga:  Hadapi Karhutla Gambut, Polri Perkuat Teknologi hingga Rekayasa Tata Air

Muhajirul memiliki pengalaman dalam pengelolaan Ma’had Al-Jami’ah. Pada 2015–2016, ia dipercaya sebagai Koordinator Bahasa Arab dan pada 2017 menjabat sebagai Sekretaris UPT Ma’had Al-Jami’ah. Saat ini, ia juga merupakan dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry.

Ia merupakan lulusan Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, kemudian menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Al-Azhar, Kairo, S2 di Universitas Omdurman, Sudan, dan S3 di Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Muhajirul memandang Ma’had Al-Jami’ah tidak hanya sebagai tempat tinggal mahasiswa, tetapi juga sebagai ruang pembinaan Al-Qur’an, akhlak, spiritualitas, kedisiplinan, dan pengembangan potensi mahasiswa.

Baca juga:  BI Aceh Siapkan Olimpiade CBP Rupiah 2026 untuk Pelajar di Empat Daerah

“Ma’had adalah ruang untuk tumbuh, belajar, berproses, dan membentuk karakter. Karena itu, kita ingin Ma’had semakin hidup sebagai pusat pembinaan mahasiswa yang berorientasi pada ilmu, akhlak, Al-Qur’an, dan pengembangan potensi,” ujarnya.

Ia mengatakan penguatan Ma’had membutuhkan kolaborasi antara pimpinan, pengelola, pembina, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

“Mohon doa dan dukungan dari seluruh sivitas akademika UIN Ar-Raniry. Amanah ini tidak dapat dijalankan sendiri. Insyaallah, dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita dapat melanjutkan tradisi baik yang telah dibangun dan membawa Ma’had Al-Jami’ah menjadi lebih baik,” ujarnya.[]

Berita Populer

Berita Terkait