HT Ibrahim Sentil Penegakan Hukum, Soroti Harga Semen Aceh yang Masih Tinggi

BANDA ACEH – Anggota Komisi III DPR RI, H. T. Ibrahim, menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil dan tidak diskriminatif. Menurutnya, aparat penegak hukum harus memproses setiap pelanggaran sesuai aturan yang berlaku tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingan tertentu.

Pernyataan itu disampaikan HT Ibrahim saat bersilaturahmi dengan wartawan di Taufik Kopi, kawasan Pocut Baren, Banda Aceh, Minggu (2/8/2026).

“Paling penting hukum harus ditegakkan, itu wajib. Tidak boleh tebang pilih. Siapa pun yang bersalah wajib dihukum,” ujar politikus Partai Demokrat yang akrab disapa Ampon Bram itu.

Ia menilai berbagai perkara yang menjadi perhatian publik harus diselesaikan secara profesional dan transparan. Menurutnya, proses penegakan hukum tidak boleh dipengaruhi kepentingan politik agar kepercayaan masyarakat terhadap supremasi hukum tetap terjaga.

Baca juga:  100.000 Jamaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Selain membahas isu penegakan hukum, HT Ibrahim memastikan wakil rakyat asal Aceh di DPR RI akan terus mengawal pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh. Ia mengatakan sejumlah proyek pembangunan, seperti rehabilitasi sekolah, perbaikan jalan, hingga pembangunan jembatan, kini telah memasuki tahap pengadaan, bahkan sebagian sudah memiliki pemenang tender.

“Kami di DPR RI akan terus mengawal. Anggaran memang disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara, tetapi pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Politikus Partai Demokrat tersebut juga menyampaikan dukungannya terhadap upaya memperjuangkan keberlanjutan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh. Ia mengaku telah menerima audiensi pimpinan DPR Aceh bersama Panitia Khusus Perjuangan Dana Otsus dan siap membawa aspirasi tersebut ke tingkat nasional.

Baca juga:  Bupati Syech Muharram Serahkan Piala Juara Beut Kitab Bak Sikula

Selain itu, HT Ibrahim juga menyoroti tingginya harga semen di sejumlah wilayah Aceh, terutama di Aceh Tengah dan Bener Meriah. Menurutnya, persoalan distribusi dan tingginya harga semen harus segera dicarikan solusi karena berdampak terhadap percepatan pembangunan, terutama pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Saya akan berkoordinasi dengan Ketua Komisi VII DPR RI untuk mempertanyakan distribusi semen dan mencari solusi atas kelangkaan serta tingginya harga yang terjadi di Aceh,” ujar HT Ibrahim.

Menutup pertemuan, HT Ibrahim menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan insan pers. Ia menyebut media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sehingga dirinya selalu terbuka menerima masukan maupun memberikan penjelasan terkait berbagai isu yang berkembang.[]

Berita Populer

Berita Terkait