Kemhan Tutup Diklat SPPI, 33.785 Lulusan Siap Ditempatkan di Kopdes dan Kampung Nelayan

JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) resmi menutup Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (31/7/2026).

Upacara penutupan dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan Letnan Jenderal TNI Tri Budi Utomo. Sebanyak 33.785 peserta dinyatakan lulus dan akan ditempatkan untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta Kampung Nelayan Merah Putih di berbagai daerah.

“Seluruh peserta di seluruh Indonesia, bukan hanya di Jakarta saja, yang sudah bisa menyelesaikan pendidikan dan latihan ini berjumlah 33.785 orang dan semuanya sudah bisa selesai dengan siap ditempatkan dan bekerja di seluruh KDKMP dan KNMP yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Tri usai upacara penutupan diklat, dilansir dari Kumparan.

Baca juga:  Prabowo Resmikan Akad Massal 62 Ribu Unit KPR Rumah Subsidi Serentak di 36 Provinsi

Tri mengatakan para lulusan selanjutnya akan kembali ke daerah masing-masing sebelum dipanggil untuk proses penempatan. Menurut dia, mekanisme penempatan akan diatur oleh panitia pusat bersama Badan Pengelola BUMN.

Sementara itu, dalam amanatnya, Tri menyampaikan diklat tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, integritas, disiplin, serta semangat bela negara.

Selama mengikuti pendidikan, peserta juga dibekali kompetensi kepemimpinan, tata kelola kelembagaan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, hingga manajemen pengelolaan koperasi dan kampung nelayan.

“Seluruh pembekalan tersebut merupakan modal penting untuk melaksanakan tugas secara profesional, akuntabel, inovatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Baca juga:  Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Langkah Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla

“Bekal yang telah Saudara peroleh menjadi semakin penting karena akan diimplementasikan dalam mendukung salah satu program prioritas nasional yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Berdasarkan data yang kumparan peroleh, diklat berlangsung pada 17 Juni hingga 31 Juli 2026. Sebanyak 35.476 orang semula dialokasikan mengikuti program tersebut, terdiri atas 30.000 peserta KDKMP dan 5.476 peserta KNMP. Dari jumlah itu, sebanyak 33.785 peserta hadir dan seluruhnya dinyatakan lulus, terdiri atas 28.626 lulusan KDKMP dan 5.159 lulusan KNMP.

Berita Populer

Berita Terkait