Koruptor Tersenyum Saksikan Antarlembaga Penegak Hukum Saling Cakar

JAKARTA – Publik saat ini dinilai lebih menginginkan kepastian hukum daripada menyaksikan polemik antarlembaga yang berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Pandangan tersebut disampaikan pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah, Sabtu (11/7/2026). Menurutnya, stabilitas penegakan hukum merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas nasional.

“Stabilitas penegakan hukum merupakan bagian penting dari stabilitas nasional,” kata Amir.

Karena itu, ia menilai setiap dinamika yang berkembang harus segera diselesaikan melalui mekanisme konstitusional serta koordinasi yang baik antarpimpinan lembaga.

Amir juga mengingatkan bahwa isu-isu yang berkembang di ruang publik maupun media sosial berpotensi memperbesar ketegangan apabila tidak disikapi secara bijaksana. Menurutnya, masyarakat perlu mampu membedakan antara proses hukum yang sedang berjalan dengan narasi yang dapat memicu konflik antarlembaga.

Baca juga:  Pertamina dan Boeing Jajaki Peluang Pengembangan Ekosistem SAF Indonesia

“Negara membutuhkan soliditas. Jangan sampai ada pihak yang sengaja memanfaatkan situasi untuk membangun persepsi bahwa aparat negara sedang saling bermusuhan. Kalau itu terjadi, yang tersenyum justru para koruptor,” ujar Amir.

Ia berharap seluruh pimpinan institusi mengedepankan komunikasi, koordinasi, dan penghormatan terhadap proses hukum agar setiap perkara dapat ditangani secara profesional tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan.

“Jangan memberikan ruang sedikit pun kepada para koruptor untuk memanfaatkan perbedaan antarlembaga sebagai celah menghindari pertanggungjawaban hukum,” pungkas Amir.[]

Berita Populer

Berita Terkait