Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar: Gammawar Wujud Implementasi 10 Program PKK

KOTA JANTHO – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Aceh Besar melaksanakan penilaian Gampong Mawaddah Warahmah (Gammawar) di Gampong Cot Puklat, Kecamatan Blang Bintang, Rabu (8/7/2026).

Wakil Ketua TP PKK Aceh Besar, Hj. Nurul Fazli, S.Ag, mengatakan Gammawar bukan sekadar perlombaan tahunan untuk menentukan pemenang, melainkan wujud komitmen dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara terpadu hingga ke tingkat gampong.

“Gammawar adalah wujud nyata komitmen kita dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK secara terpadu di tingkat akar rumput. Melalui Gammawar, kita bergerak bersama lintas Pokja untuk mewujudkan gampong yang sehat, cerdas, berdaya, dan religius guna mendukung pembangunan Kabupaten Aceh Besar,” ujarnya.

Nurul Fazli juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran TP PKK Kecamatan, khususnya TP PKK Gampong Cot Puklat, atas kerja keras, semangat gotong royong, dan dedikasi dalam mempersiapkan penilaian tersebut.

Ia mengatakan, kehadiran tim penilai dari tingkat kabupaten menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi, memberikan motivasi, sekaligus menyempurnakan gerakan pemberdayaan masyarakat di Aceh Besar.

Baca juga:  Pemkab Aceh Besar Sambut Ratusan Mahasiswa KKN USK, Siap Dukung Pembangunan Gampong

Selain penilaian Gammawar, TP PKK Aceh Besar juga melakukan penilaian Gelari Pelangi yang dinilai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat di tengah berbagai tantangan.

“Melalui instrumen Gelari Pelangi, kami meminta seluruh kader mengoptimalkan indikator-indikator utama di gampong, salah satunya melalui Gerakan Gemar Membaca dengan menghidupkan kembali Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan pojok baca guna mencetak generasi yang cerdas dan literat,” katanya.

Menurut Nurul Fazli, peningkatan kualitas pendidikan anak juga menjadi salah satu prioritas TP PKK Aceh Besar. Di sisi lain, pihaknya terus mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui koperasi, Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Baca juga:  Kementerian PU Percepat Pemulihan Layanan Air Minum Pascabencana di Aceh

“Mari kita dorong para ibu agar mandiri secara ekonomi melalui kegiatan produktif, sekaligus terus mengawal program wajib belajar dan pembinaan karakter anak sejak usia dini,” ujarnya.

Nurul Fazli menegaskan, keberhasilan berbagai program PKK sangat bergantung pada sinergi dan koordinasi yang baik antara TP PKK Kabupaten, TP PKK Kecamatan, dan TP PKK Gampong.

Menurutnya, TP PKK Kabupaten berperan melakukan pembinaan, sedangkan penggerak utama di lapangan adalah TP PKK Kecamatan dan TP PKK Gampong yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Jangan pernah lelah membina, mendampingi, dan terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat,” pungkasnya. []

Berita Populer

Berita Terkait