Hutama Karya Perkuat Keselamatan Berkendara Lewat Operasi Berkala di Jalan Tol

JAKARTA – PT Hutama Karya (Persero) memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di seluruh ruas tol yang dikelolanya melalui pelaksanaan Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik secara berkala. Program ini difokuskan untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan dan microsleep yang kerap terjadi saat perjalanan jarak jauh.

Operasi Microsleep dilakukan dengan memeriksa kondisi pengemudi sebelum melanjutkan perjalanan, terutama pada jam-jam rawan pada malam hingga dini hari. Petugas memberikan sejumlah pertanyaan sederhana untuk mengidentifikasi tanda-tanda kelelahan. Pengemudi yang dinilai tidak dalam kondisi prima diarahkan untuk beristirahat di rest area terdekat, sedangkan pengendara yang dinyatakan layak melanjutkan perjalanan tetap diimbau berkendara secara hati-hati.

Di sisi lain, Operasi Simpatik dilakukan melalui pendekatan edukatif. Petugas memberikan imbauan keselamatan secara langsung, membagikan materi edukasi, makanan ringan, dan kopi kepada pengguna jalan. Pengendara juga diingatkan agar mematuhi aturan lalu lintas di jalan tol serta menjadikan keselamatan sebagai prioritas selama berkendara.

Kegiatan tersebut turut disertai pemasangan stiker reflektif pada kendaraan angkutan untuk meningkatkan visibilitas saat malam hari. Selain itu, pengguna jalan memperoleh informasi mengenai tata tertib berkendara di jalan tol, bahaya microsleep, peta Jalan Tol Trans Sumatera, hingga layanan call center Hutama Karya.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan PT Hutama Karya, Hamdani, mengatakan operasi keselamatan merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun budaya berkendara yang aman.

Baca juga:  TP PKK Aceh Besar Nilai Gammawar dan Gelari Pelangi di Baitussalam

“Melalui pelaksanaan Operasi Microsleep dan Operasi Simpatik di ruas-ruas tol yang dikelola Hutama Karya, kami ingin meningkatkan kesadaran pengguna jalan bahwa keselamatan berkendara tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kondisi fisik pengemudi. Mengantuk, lelah, dan memaksakan perjalanan merupakan risiko yang harus dihindari,” kata Hamdani dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Juli 2026.

Ia mengimbau pengendara memanfaatkan rest area untuk beristirahat apabila mulai merasakan tanda-tanda kelelahan sebelum melanjutkan perjalanan.

Menurut Hamdani, operasi keselamatan dilaksanakan setiap bulan di seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya. Lokasi dan waktu pelaksanaannya ditentukan berdasarkan analisis jam rawan, karakteristik lalu lintas, tingkat kepadatan, serta pola perjalanan pengguna jalan sehingga kegiatan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Sepanjang Juni 2026, operasi keselamatan telah digelar di berbagai ruas tol, di antaranya Jalan Tol JORR-S dan Akses Tanjung Priok di DKI Jakarta, Jalan Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung di Lampung dan Sumatera Selatan, Jalan Tol Indralaya–Prabumulih, Palembang–Indralaya, Bengkulu–Taba Penanjung, Betung–Tempino–Jambi, Padang–Sicincin, Sigli–Banda Aceh, Pekanbaru–Dumai, Pekanbaru–XIII Koto Kampar, Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat, Indrapura–Kisaran, hingga Binjai–Langsa.

Baca juga:  Kemkomdigi Tambah Akses Internet di Huntara Aceh Tamiang agar Anak Tetap Bisa Belajar

Di luar operasi berkala tersebut, petugas patroli juga melakukan pemantauan setiap hari di sepanjang ruas tol. Apabila menemukan pengemudi yang diduga mengalami kelelahan atau mengantuk, petugas akan mengarahkan kendaraan untuk berhenti sejenak dan memberikan kopi sebagai langkah pencegahan microsleep.

Hutama Karya juga mengajak pengguna jalan memanfaatkan aplikasi Mozy yang menyediakan informasi ruas tol, lokasi rest area, serta fitur pengingat untuk beristirahat setiap 30 menit selama perjalanan.

“Kami mengimbau pengguna jalan merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, menjaga kondisi fisik tetap prima, serta tidak memaksakan perjalanan ketika mulai merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, karena tujuan terbaik dari setiap perjalanan adalah sampai dengan selamat,” ujar Hamdani. []

Berita Populer

Berita Terkait