JAKARTA – PT PLN (Persero) mencatat penambahan 3,3 juta pelanggan baru sepanjang 2025. Dengan capaian tersebut, total pelanggan PLN kini mencapai 96,2 juta.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pertumbuhan jumlah pelanggan tidak hanya berasal dari penyambungan reguler, tetapi juga diperkuat melalui berbagai program perluasan akses listrik. Program tersebut antara lain Program Listrik Desa (Lisdes), Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta program Light Up The Dream (LUTD) yang didanai dari donasi pegawai PLN.
Menurutnya, dukungan pemerintah yang kuat menjadi fondasi penting bagi PLN untuk menjalankan mandat menghadirkan listrik hingga ke pelosok negeri.
“Listrik bukan sekadar energi, tetapi menjadi penggerak produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Darmawan melalui keterangan tertulis yang diterima Minggu (7/6/2026).

Selain memperluas akses energi, bertambahnya jumlah pelanggan turut memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan penyambungan pelanggan yang tercatat sebesar Rp2,24 triliun pada 2025, atau tumbuh 28,4% dibandingkan 2024.
Pertumbuhan jumlah pelanggan PLN terjadi di berbagai segmen, di mana pelanggan rumah tangga menjadi kontributor terbesar dengan peningkatan 2,74 juta pelanggan atau sekitar 3,2% secara year on year (YoY), dari 84,66 juta menjadi 87,40 juta pelanggan.
Di sisi lain, meningkatnya aktivitas ekonomi mendorong peningkatan pelanggan pada segmen bisnis sekitar 8,8% YoY, dari 5,15 juta menjadi 5,60 juta pelanggan.
Sementara itu, jumlah pelanggan industri meningkat sekitar 18,6% YoY, dari 253 ribu menjadi 300 ribu pelanggan, mencerminkan meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung kegiatan produksi dan pengembangan industri nasional.
“Peningkatan jumlah pelanggan ini menjadi indikator tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha di Indonesia, sekaligus mencerminkan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan telah dimanfaatkan oleh berbagai lapisan masyarakat,” imbuh Darmawan.
Tak hanya itu, segmen sosial meningkat sekitar 4% dari 2,09 juta menjadi 2,17 juta pelanggan dan segmen pemerintah meningkat dari 629 ribu menjadi 659 ribu pelanggan atau meningkat sekitar 4,8% berkat bertambahnya sambungan listrik di fasilitas sosial maupun layanan publik.
“Ke depan, PLN akan terus memperkuat infrastruktur kelistrikan, memperluas akses energi, serta meningkatkan keandalan pasokan listrik guna mendukung pemerataan pembangunan, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh Indonesia,” tutup Darmawan.[]



