KOTA JANTHO – Suasana silaturahmi Idul Adha 1447 Hijriah masih terasa hangat di kediaman Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris (Syech Muharram), di Kompleks BTN Ajun, Kecamatan Peukan Bada. Meski kegiatan open house telah berlangsung sejak beberapa hari lalu, warga dari berbagai kalangan masih terus berdatangan untuk bersilaturahmi.
Salah satu rombongan yang berkunjung pada Senin (1/6/2026) malam adalah perangkat dan tokoh masyarakat Gampong Leu Ue. Selain bersilaturahmi dalam suasana Lebaran, kedatangan mereka juga membawa agenda penting terkait penguatan pendidikan keagamaan bagi generasi muda di gampong tersebut.
Rombongan yang dipimpin Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri VE, ST, melaporkan sekaligus meminta arahan dan dukungan Bupati Aceh Besar terhadap peluncuran Program Beut Kitab bagi Pemuda yang dijadwalkan berlangsung pada 6 Juni 2026 mendatang.
“Kehadiran kami selain untuk bersilaturahmi dengan Bapak Bupati, juga ingin melaporkan serta memohon arahan beliau terkait agenda besar yang akan kami laksanakan, yakni launching Program Beut Kitab bagi Pemuda. Kami juga berharap dukungan penuh dari beliau agar kegiatan tersebut dapat berjalan sukses,” ujar Yusri.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif Pemerintah Gampong Leu Ue yang dinilai sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam memperkuat pendidikan agama dan pembinaan karakter generasi muda.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, saya menyambut baik dan sangat mendukung langkah Pemerintah Gampong Leu Ue yang mengimplementasikan program Beut Kitab Bak Sikula untuk diterapkan juga kepada para pemuda. Saya berharap program ini dapat menjadi inspirasi dan diikuti oleh gampong-gampong lainnya di Aceh Besar,” kata Syech Muharram.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk dukungan nyata masyarakat terhadap Program Beut Kitab Bak Sikula yang saat ini sedang dijalankan di seluruh sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Aceh Besar.
Ia menjelaskan, program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Syariat Islam dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah.
“Program Beut Kitab Bak Sikula bukan sekadar penguatan ilmu agama. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari upaya membangun karakter generasi muda serta mencegah berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat. Karena itu, inisiatif Gampong Leu Ue ini merupakan bentuk dukungan yang sangat positif terhadap gerakan bersama membangun generasi Aceh Besar yang berakhlak dan berilmu,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh dan perangkat Gampong Leu Ue, di antaranya Imum Chiek Gampong H. Marwan Ibrahim, Ketua Tuha Peut H. M. Amin, tokoh masyarakat H. Irwan Efendi Lubis, SE, Ketua Pemuda Mirzan, serta sejumlah perangkat gampong lainnya.
Peluncuran Program Beut Kitab bagi Pemuda di Gampong Leu Ue diharapkan menjadi model penguatan pendidikan keagamaan berbasis gampong yang mampu melibatkan generasi muda secara aktif dalam kegiatan pembinaan keislaman dan penguatan karakter.[]



