Akun Google Diblokir, Karya Komikus Asal Jepang Lenyap dalam Sekejap

JAKARTA — Komikus manga asal Jepang, Masahiro Itosugi, mengaku kehilangan seluruh arsip digital dan karya miliknya setelah akun Google yang digunakan sehari-hari diblokir oleh sistem AI Google.

Kasus tersebut dibagikan langsung oleh Itosugi melalui unggahan di akun X (dulu Twitter) miliknya. Dalam postingan itu, ia menjelaskan bahwa akun Google-nya mendadak ditangguhkan saat mengunggah data manga lama ke Google Drive.

Idul Adha 1447 H

“Ketika saya mengunggah data manga lama ke Drive, muncul peringatan. Permintaan peninjauan ulang saya juga ditolak, dan akun saya akhirnya benar-benar diblokir,” tulis Itosugi.

Akibat penangguhan tersebut, Itosugi kehilangan akses ke berbagai layanan Google lain yang terhubung dengan akun tersebut, mulai dari Gmail, YouTube, hingga seluruh penyimpanan cloud miliknya.

Menurut laporan, file yang diunggah Itosugi sebenarnya merupakan draft manga pribadi miliknya. Namun, sistem moderasi AI Google diduga menandai file tersebut sebagai konten yang melanggar kebijakan platform secara otomatis.

Baca juga:  Hutama Karya Dukung Lahirnya Inovator Konstruksi Masa Depan di International BIM Innovation Contest Undip 2026

Yang menjadi sorotan, penandaan itu disebut terjadi tanpa peringatan yang jelas. Tak lama setelah file terdeteksi, akun Google milik Itosugi langsung ditangguhkan. Situasi tersebut membuatnya kehilangan portofolio karya digital yang selama ini tersimpan di akun Google tersebut.

“Ini benar-benar merepotkan. Saya memakai akun Google itu untuk berbagai situs dan layanan,” lanjut Itosugi.

Melalui unggahannya, Itosugi juga mengingatkan pengguna lain agar berhati-hati saat menyimpan file di layanan cloud mana pun.

Moderasi AI Google Disorot

Kasus yang dialami Itosugi kembali memicu sorotan publik terhadap sistem moderasi otomatis berbasis AI yang digunakan Google pada layanan cloud mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah pengguna lain juga dilaporkan mengalami masalah serupa, mulai dari file yang mendadak dihapus hingga akun yang diblokir secara otomatis.

Pada 2024, misalnya, penulis novel romansa K. Renee dikabarkan kehilangan akses ke 10 draft novel yang masih dalam proses penulisan. Dengan total sekitar 220.000 kata, sistem Google Drive tiba-tiba menghapus karya tersebut. Alasan penghapusan tidak dijelaskan secara rinci. Dugaan sementara mengarah pada sistem deteksi spam atau moderasi otomatis karena file tersebut dibagikan kepada banyak pembaca awal dan beta reader.

Baca juga:  Siaran Langsung PSG Vs Arsenal di Final Liga Champions 2026, Cek Jadwalnya

Kasus lain terjadi pada akhir 2025, ketika seorang pengembang aplikasi asal Yunani mengaku kehilangan seluruh isi drive digitalnya setelah AI Gemini 3 Pro menghapus data secara otomatis.

Sementara itu, salah satu kasus paling kontroversial terjadi pada 2022. Saat itu, akun seorang ayah diblokir dari layanan Google setelah mengirim foto medis kondisi anak balitanya untuk keperluan pemeriksaan dokter. Meski polisi telah menyatakan sang ayah tidak bersalah, Google disebut tetap menolak memulihkan akun tersebut, sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Cybernews.[]

Berita Populer

Berita Terkait