34 Perusahaan Raih Pengakuan AEO, Bea Cukai Dorong Perdagangan Aman dan Berdaya Saing

JAKARTA – Bea Cukai terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan mendorong ekosistem perdagangan internasional yang aman, patuh, efisien, dan berdaya saing melalui pengembangan komunitas perusahaan Authorized Economic Operator (AEO) Indonesia.

Langkah tersebut diwujudkan melalui penyerahan sertifikat AEO kepada 34 perusahaan yang telah menyelesaikan proses sertifikasi pada periode September 2025 hingga Mei 2026 di Kantor Pusat Bea Cukai, Rabu (18/6/2026).

Penyerahan sertifikat AEO menjadi bentuk apresiasi kepada perusahaan yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan sebagai operator ekonomi terpercaya dalam rantai pasok perdagangan internasional. Status AEO diberikan kepada perusahaan yang menunjukkan komitmen terhadap kepatuhan, keamanan, serta penerapan tata kelola rantai pasok yang baik.

Dengan penambahan tersebut, jumlah perusahaan yang telah memperoleh pengakuan AEO hingga Mei 2026 mencapai 210 perusahaan. Jumlah tersebut terdiri atas 183 perusahaan dengan jenis operator ekonomi eksportir dan importir, serta 27 perusahaan dengan jenis operator ekonomi di bidang jasa logistik lainnya, seperti pergudangan, Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK), pengangkut, Tempat Penimbunan Sementara (TPS), dan lainnya.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo, menyampaikan bahwa program AEO merupakan bentuk kemitraan strategis antara Bea Cukai dan dunia usaha untuk membangun rantai pasok perdagangan internasional yang berkualitas.

Baca juga:  DPR Setujui Tambahan Anggaran Kemenag 2027 Jadi Rp41,8 Triliun

“AEO merupakan simbol perusahaan terpercaya yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam memenuhi standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok yang baik. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang memperoleh pengakuan AEO, diharapkan daya saing perusahaan Indonesia dalam perdagangan internasional semakin meningkat,” ujar Budi.

Selain penyerahan sertifikat, Bea Cukai juga memberikan penghargaan kepada perusahaan AEO terbaik dan AEO manager terbaik, yaitu PT Seiwa Indonesia sebagai The Best Exporter Importer AEO 2026, PT Lintas Niaga Jaya sebagai The Best AEO Logistics Service Provider 2026, dan Hendra dari PT CKB sebagai The Best AEO Manager 2026.

“Penghargaan ini kami berikan untuk mendorong perusahaan AEO agar terus mempertahankan dan meningkatkan pemenuhan kondisi serta persyaratan AEO, menjalankan tanggung jawab sebagai perusahaan AEO, dan menjaga budaya partnership AEO bersama Bea Cukai,” jelas Budi.

Melalui pengembangan komunitas perusahaan AEO Indonesia, Bea Cukai berharap semakin banyak pelaku usaha yang memahami manfaat penerapan standar AEO. Pengakuan tersebut memberikan nilai tambah bagi perusahaan melalui peningkatan kredibilitas, kepercayaan mitra perdagangan, serta penguatan daya saing dalam jaringan perdagangan global.

“Kegiatan penyerahan sertifikat ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan perusahaan AEO yang berkomitmen tinggi menjaga kualitas pemenuhan persyaratan secara berkelanjutan. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha, ekosistem perdagangan Indonesia diharapkan semakin aman, terpercaya, dan berdaya saing di tingkat internasional,” tutup Budi.

Baca juga:  Beras Tak Lagi Jadi Pemicu Inflasi, Kementan Pastikan Pasokan Pangan Aman

Sebanyak 34 perusahaan yang menerima sertifikat AEO berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari manufaktur, perdagangan, hingga jasa logistik. Perusahaan tersebut antara lain:

  1. PT Modena Indonesia
  2. PT Neon Energi Nusantara
  3. PT Kalbe Farma Tbk.
  4. PT Kona Bay Indonesia
  5. PT Aisin Indonesia
  6. PT DHL Global Forwarding Indonesia
  7. PT Kamigumi Indonesia
  8. PT Autocomp Systems Indonesia
  9. PT Schutz Container Systems Indonesia
  10. PT Agung Raya
  11. PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk.
  12. PT Philip Morris Indonesia
  13. PT Enseval Medika Prima
  14. PT Mayora Indah Tbk.
  15. PT Miura Indonesia
  16. PT JTEKT Indonesia
  17. PTHli Green Power
  18. PT Indopoly Swakarsa Industry Tbk.
  19. PT Lg Electronics Service Indonesia
  20. PT Toyota Boshoku Device Indonesia
  21. PT Dsv Transport Indonesia
  22. PT Bimaruna Jaya
  23. PT Puninar Jaya
  24. PT Coca Cola Bottling Indonesia
  25. PT Pertamina Patra Niaga
  26. PT Dsi Underground
  27. PT Nippon Steel Chemical And Material Indonesia
  28. PT Bright Mobile Telecommunication
  29. PT Flextronics Technology Indonesia
  30. PT Cipta Sinergi Bisnis
  31. PT Triger Nusa Logistindo
  32. PT Kary Indomas Elok
  33. PT Bridgestone Tire Indonesia
  34. PT LMCD

Berita Populer

Berita Terkait