SABANG – Pemerintah Kota Sabang resmi melepas kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-37 Tingkat Provinsi Aceh yang akan digelar di Kabupaten Pidie Jaya.
Pelepasan berlangsung di Pendopo Wali Kota Sabang, Senin (27/10), dihadiri Wali Kota Zulkifli Adam, Wakil Wali Kota Suradji Junus, serta jajaran pemerintahan setempat.
Wali Kota Zulkifli menekankan bahwa partisipasi dalam MTQ bukan sekadar ajang prestasi, tetapi bagian dari ibadah.
“Niatkan ini sebagai ibadah terlebih dahulu, baru kemudian untuk meraih prestasi. Namun, kami tentu berharap adik-adik bisa menjadi juara,” ujarnya.
Wali Kota juga mengingatkan peserta agar tidak pesimis menghadapi kompetitor dari daerah lain. Dia mengapresiasi kerja para ustaz, pelatih, dan pengurus kafilah yang telah mendukung persiapan.
Selain membawa hasil terbaik, Zulkifli berharap peserta menunjukkan sportifitas dan semangat ukhuwah Islamiyah.
Terkait peluang Sabang menjadi tuan rumah MTQ Aceh 2026, Wali Kota menyebut hasil penilaian awal menunjukkan Kota Sabang layak. Dengan dukungan Gubernur Aceh, pihaknya siap menyelenggarakan ajang tersebut sambil menunggu keputusan final.
Kepala Dinas Syariat Islam Kota Sabang, Marwan, mengatakan persiapan telah dilakukan maksimal meski waktu dan anggaran terbatas.
“Pelatihan peserta dilakukan melalui TC penuh dan TC berjalan. Beberapa cabang andalan seperti Tilawah dan Tahfiz tetap kita unggulkan,” katanya.
Tahun ini, Sabang mengirim 35 peserta untuk tujuh cabang lomba, yakni Tilawah, Qira’at Sab’ah, Tahfiz, Fahmil, Tafsir, Syarhil, dan Khattil Qur’an, didampingi 22 ofisial.
Tahun lalu, Sabang meraih peringkat ke-12 di tingkat provinsi. Tahun ini, targetnya masuk 10 besar dengan dua hingga tiga juara pertama.
Kafilah dijadwalkan berangkat Kamis, 30 Oktober 2025, menuju Pidie Jaya untuk mengikuti verifikasi faktual dan pawai ta’aruf. []


