Ulama Arab Saudi Pastikan WNI Bisa Masuk Surga Jalur Pemimpin Zalim

JAKARTA – Ulama asal Arab Saudi, Syekh Assim al-Hakeem, menyatakan bahwa seorang warga negara dapat terbebas dari dosa terkait tindakan pemimpin yang zalim, berdasarkan pemahamannya terhadap sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW.

Pernyataan tersebut disampaikan Syekh Assim al-Hakeem saat menjawab pertanyaan dari seorang netizen Indonesia bernama Ahmad dalam tayangan YouTube yang diunggah pada Sabtu (29/8/2026) melalui akun resminya.

Awalnya, seorang Muslim asal Indonesia bertanya apakah masyarakat dapat melimpahkan dosa kepada pemimpin yang zalim.

Syekh al-Hakeem menjawab bahwa hal tersebut bisa terjadi. Ia kemudian menjelaskan pandangannya dengan merujuk pada sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW mengenai ketaatan kepada pemimpin.

Menurut al-Hakeem, Rasulullah SAW memerintahkan umat Islam untuk menaati pemimpin, siapa pun orangnya, selama tidak memerintahkan kemaksiatan kepada Allah SWT. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan umat agar terhindar dari fitnah dan perpecahan.

Baca juga:  PT SBA Sambut Terbentuknya SMSI Aceh Besar Masa Bakti 2026–2029

Seorang Muslim, kata dia, tetap harus menghormati pemimpin selama pemimpin tersebut tidak memerintahkan atau melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan Allah SWT.

Namun, apabila seorang pemimpin melakukan kezaliman, seperti korupsi atau bertindak sebagai diktator, menurut al-Hakeem, dosa atas tindakan tersebut menjadi tanggung jawab pemimpin yang melakukannya.

Cuplikan ceramah tersebut kemudian viral di media sosial Indonesia. Sejumlah netizen memberikan komentar dengan mengaitkan pernyataan tersebut dengan kondisi politik dan persoalan korupsi di Indonesia.

Diketahui, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perceptions Index (CPI) Indonesia pada 2025 berada di skor 34 dari skala 0 hingga 100. Angka tersebut turun tiga poin dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di skor 37.

Baca juga:  Adu Kecepatan di Lampulo, Dua Sepmor Bertabrakan, Satu Pelajar Tewas

Dalam indeks tersebut, skor 0 menunjukkan tingkat korupsi yang sangat tinggi, sedangkan skor 100 menunjukkan kondisi yang sangat bersih.

Di kawasan Asia Tenggara, posisi Indonesia juga berada di bawah sejumlah negara, termasuk Singapura, Malaysia, dan Timor-Leste.

Sosok Syekh al-Hakeem

Assim bin Luqman al-Hakeem merupakan ulama asal Arab Saudi yang cukup dikenal di Indonesia dan Malaysia. Ia dikenal sebagai penceramah yang menggunakan bahasa Inggris dalam sejumlah kajiannya.

Dalam sebuah video saat berceramah di Malaysia, Syekh al-Hakeem mengaku memiliki darah Indonesia.

Ia menyebut kakeknya merupakan orang asli Medan yang menuntut ilmu ke Arab Saudi dan kemudian menetap di negara tersebut.[]

Berita Populer

Berita Terkait