TNI Bersama Warga Percepat Pembangunan Tiga Titik Jembatan Aramco di Aceh Selatan, Perkuat Akses dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

ACEH SELATAN – Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat terus ditunjukkan dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Aceh Selatan. Pembangunan Jembatan Aramco yang tersebar di beberapa titik, yakni Desa Pasi Rasian Kecamatan Pasi Raja, Desa Raket Kecamatan Trumon (titik Ketapang II dan Ketapang III/Buluh Seuma), hingga saat ini terus menunjukkan progres yang signifikan, Jumat (10/04/2026).

Di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, kegiatan difokuskan pada tahap penimbunan badan jembatan. Tahapan ini merupakan bagian krusial dalam proses pembangunan, karena berfungsi memperkuat struktur dasar jembatan sekaligus mempersiapkan akses agar dapat segera difungsikan oleh masyarakat.

Meski di bawah terik panas matahari, personel TNI bersama warga setempat tetap bekerja dengan penuh semangat dan kebersamaan. Sinergi yang terjalin kuat antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mempercepat setiap tahapan pembangunan di lapangan.

Ws Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan, menjelaskan bahwa proses penimbunan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan kualitas dan kestabilan struktur jembatan.

“Penimbunan ini merupakan bagian penting dalam tahapan pembangunan. Kami memastikan material yang digunakan sesuai standar dan pengerjaan dilakukan secara maksimal agar jembatan nantinya aman serta layak digunakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor pendukung utama dalam mempercepat proses pengerjaan.

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat. Sinergi ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pembangunan, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh warga,” tambahnya.

Baca juga:  Ini 3 Tuntutan Iran yang Dilanggar AS, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

Sementara itu, di titik Ketapang II, Desa Raket, Kecamatan Trumon, progres pembangunan juga terus berjalan dengan baik. Pada hari yang sama, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pengecoran slot pada sisi kiri dan kanan jembatan.

Pekerjaan tersebut merupakan bagian penting dalam penguatan struktur jembatan agar memiliki daya tahan yang optimal serta dapat segera difungsikan. Dengan kerja sama yang solid, proses pembangunan di lokasi ini berjalan lancar dan menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

“Pengecoran slot di sisi kiri dan kanan jembatan terus kami kebut bersama masyarakat agar jembatan ini segera dapat digunakan oleh warga,” jelas Kapten Inf Faisal Kurniawan.

Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, baik dari segi cuaca maupun kondisi medan, personel TNI bersama masyarakat tetap bekerja maksimal demi mencapai target yang telah ditentukan.

Selanjutnya, di titik Ketapang III wilayah kemukiman Buluh Seuma, tepatnya di Desa Raket, Kecamatan Trumon, progres pembangunan juga menunjukkan perkembangan signifikan. Pada tahap saat ini, kegiatan difokuskan pada penimbunan badan jembatan sebagai bagian dari tahapan pekerjaan yang tengah berlangsung.

Pembangunan jembatan di wilayah ini merupakan langkah konkret dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan serta meningkatkan konektivitas antarwilayah. Kehadiran jembatan nantinya diharapkan mampu membuka akses yang lebih mudah bagi masyarakat, terutama dalam menunjang aktivitas ekonomi dan pelayanan sosial.

Kapten Inf Faisal Kurniawan menyampaikan bahwa meskipun proses pengangkutan material menghadapi kendala berupa jarak tempuh yang cukup jauh serta medan yang tidak mudah, pihaknya tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan sesuai target.

Baca juga:  Pengamat: Kepuasan Pemudik Capai 85,3 Persen, Bukti Keberhasilan Rekayasa Lalu Lintas

“Kami terus berupaya maksimal agar pembangunan jembatan ini berjalan lancar. Ini merupakan wujud komitmen kami dalam membantu percepatan pembangunan dan mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah,” ungkapnya.

Keterlibatan TNI dalam pembangunan ini menjadi bukti nyata pengabdian kepada masyarakat, sekaligus mencerminkan peran aktif TNI sebagai garda terdepan dalam mendukung pembangunan nasional di daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi simbol kuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menyukseskan program pembangunan pemerintah. Melalui semangat gotong royong, setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan lebih efektif dan efisien.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas di setiap lokasi pembangunan. Partisipasi aktif warga tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga menjadi motivasi tersendiri bagi personel TNI dalam menjalankan tugas di lapangan.

Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Aramco di ketiga titik tersebut dapat segera rampung dan difungsikan, sehingga akses transportasi menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Selain itu, keberadaan jembatan juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Pasi Raja, Trumon, dan sekitarnya.

Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan sinergi yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Aramco di Aceh Selatan diharapkan dapat segera selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.[]

Berita Populer

Berita Terkait