Selasa, Maret 10, 2026

Terpilih Aklamasi di Musorprovlub, Pon Yaya Pimpin KONI Aceh

BANDA ACEH – Saiful Bahri, yang akrab disapa Pon Yaya, resmi memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh untuk periode 2025–2029. Dia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi Luar Biasa (Musorprovlub) yang digelar di Banda Aceh, Kamis, 9 Oktober 2025.

‎Penetapan Pon Yaya dituangkan dalam Surat Keputusan Nomor 05/MUSORPROVLUB/2025 KONI Aceh yang dibacakan melalui sidang pleno dipimpin T Rayuan Sukma, dengan sekretaris T Feriansyah serta tiga wakil ketua: Muslim HS, Ifwandi, dan Adnan Yacob.

‎Selain terpilih sebagai ketua umum, Pon Yaya juga didaulat sebagai Ketua Formatur untuk menyusun kepengurusan baru bersama dua anggota formatur lainnya T Rayuan Sukma dari Pengprov cabang olahraga dan Muslim HS dari KONI kabupaten/kota. Tim formatur diberi waktu 30 hari untuk merampungkan struktur kepengurusan KONI Aceh periode mendatang.

‎Dalam sambutan perdananya, Pon Yaya menyebut jabatan tersebut bukan semata kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab kolektif bagi kemajuan olahraga Aceh.

‎“Amanah ini bukanlah kehormatan pribadi, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga marwah dan melanjutkan perjalanan besar KONI Aceh,” ujar Pon Yaya.

‎Dia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendahulunya, terutama Muzakir Manaf (Mualem) dan almarhum Kamaruddin Abu Bakar (Abu Razak), yang dinilainya telah meletakkan pondasi kuat bagi kemajuan olahraga Aceh.

‎Pon Yaya berkomitmen melanjutkan perjuangan itu dengan memperkuat pembinaan atlet, memperluas akses pelatihan, dan menjadikan olahraga sebagai sarana pemersatu serta kebanggaan masyarakat Aceh.

‎“Kepercayaan ini akan saya jawab dengan kerja nyata,” katanya.

‎Musorprovlub KONI Aceh dibuka oleh Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir, mewakili Penjabat Gubernur Aceh. Dalam sambutannya, Nasir berharap kepemimpinan baru mampu menjaga tren prestasi olahraga Aceh yang meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir.

‎“KONI Aceh begitu kuat saat dipimpin Muzakir Manaf dan berlanjut di masa almarhum Abu Razak. Kami berharap ketua baru mampu melanjutkan capaian gemilang tersebut,” ujar Nasir.

‎Pemerintah Aceh, kata dia, siap memberikan dukungan penuh dan bersinergi dengan KONI Aceh untuk memperkuat pembinaan atlet dan pengembangan olahraga di daerah.

‎Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, melalui amanat yang dibacakan Ketua Caretaker KONI Aceh, Mayjen TNI (Purn) Soedarmo, mengapresiasi kemajuan olahraga Aceh yang dinilainya pesat sejak PON Riau hingga PON XXI Aceh-Sumut 2024.

‎“Memilih pemimpin terbaik dan bersatu setelah Musorprov menjadi kunci kesuksesan organisasi,” kata Marciano.

‎Dia juga menekankan pentingnya pemahaman mendalam terhadap AD/ART KONI, serta menempatkan kepentingan peningkatan prestasi olahraga di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Solidaritas dan integritas, menurutnya, menjadi kunci untuk mengantarkan KONI Aceh ke level yang lebih tinggi. []

Baca juga:  BSI Berbagi 5.000 Paket Santunan Anak Yatim dan Wakaf Al-Qur’an

Berita Populer

Berita Terkait