Kamis, Februari 12, 2026

SMAN 8 Takengon dan Yayasan Noordeen Kerja Sama Dukung Pendidikan Anak Yatim

TAKENGON – SMA Negeri 8 Takengon Unggul, Aceh Tengah, menjalin kerja sama dengan Yayasan Noordeen untuk mendukung pendidikan anak yatim. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Jumat, 10 Oktober 2025, di ruang kepala sekolah SMAN 8 Takengon.

MoU tersebut ditandatangani oleh Kepala SMAN 8 Takengon Unggul, Syafrudin, dan Ketua Yayasan Noordeen, Eva Wahyuni. Kedua pihak sepakat memberikan dukungan bagi siswa yatim yang berada di bawah binaan yayasan dan bersekolah di SMAN 8 Takengon.

Syafrudin mengatakan sekolah berkomitmen membebaskan biaya sekolah bagi siswa yatim serta memberikan bantuan perlengkapan belajar. “Ini bentuk kepedulian kami agar peserta didik bisa fokus belajar dan berprestasi tanpa terbebani masalah ekonomi,” ujarnya.

Baca juga:  Tim Community Development FP USK Turun ke Lokasi Bencana, Bantu Warga Pidie Jaya

Yayasan Noordeen, kata Syafrudin, akan menyerahkan data siswa binaan yang memenuhi kriteria dan mendampingi mereka selama masa studi. Koordinasi antara sekolah dan yayasan juga akan dilakukan secara berkala untuk memastikan program berjalan optimal.

Ketua Yayasan Noordeen, Eva Wahyuni, menyambut baik kerja sama ini dan mengapresiasi keterbukaan pihak sekolah. Dia berharap sinergi ini bisa menjadi awal dari terciptanya pendidikan yang lebih inklusif di Aceh Tengah.

“Kami ingin memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena keterbatasan ekonomi,” kata Eva.

Baca juga:  Tim Community Development FP USK Turun ke Lokasi Bencana, Bantu Warga Pidie Jaya

Dia menambahkan, kesepakatan kerja sama berlaku selama dua tahun dan dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak.

Menurut Eva, anak-anak binaan yayasan memiliki potensi besar. “Dengan dukungan pendidikan yang layak, mereka bisa tumbuh menjadi generasi cerdas dan berakhlak,” ujarnya. []

Berita Populer

Berita Terkait