Sepeda Motor Harus di Jalur Lambat, Ini Alasan Keamanannya saat Mudik Lebaran

BANDA ACEH – Pengendara sepeda motor yang hendak melakukan perjalanan mudik pada momen Hari Raya Idul Fitri diimbau untuk selalu menggunakan jalur lambat saat melintas di jalan raya. Selain merupakan aturan lalu lintas, penggunaan jalur lambat juga bertujuan meningkatkan keselamatan pengendara.

Instruktur Safety Riding Capella Honda Aceh, Reza Novendri, menjelaskan bahwa jalan umum merupakan ruang bersama yang digunakan berbagai jenis kendaraan dengan karakteristik berbeda. Kondisi tersebut membuat potensi terjadinya kontak fisik antar kendaraan cukup besar jika tidak mengikuti aturan berkendara.

“Seperti diketahui, jalan umum merupakan tempat berkumpulnya aktivitas berbagai jenis dan bentuk kendaraan. Hal ini tentu berpotensi menimbulkan kemungkinan terjadinya kontak fisik antar kendaraan yang menggunakan fasilitas jalan tersebut,” ujar Reza.

Dia menegaskan, sepeda motor tidak diperbolehkan menggunakan jalur cepat karena memiliki sejumlah keterbatasan dibandingkan kendaraan roda empat. Dari sisi stabilitas hingga kecepatan, sepeda motor dinilai lebih rentan sehingga berisiko menghambat laju kendaraan lain di jalur cepat dan memicu potensi gesekan dengan mobil.

Baca juga:  Gubernur Mualem Lepas Ribuan Peserta Mudik Gratis Pemerintah Aceh

Selain itu, meskipun sepeda motor dapat melaju dengan kecepatan tinggi, faktor keseimbangan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara. Gangguan kecil seperti hembusan angin, kerikil di jalan, hingga efek angin dari kendaraan besar yang menyalip dapat memengaruhi kestabilan motor.

“Misalnya saat motor melaju dengan kecepatan 60 kilometer per jam, lalu ada bus yang menyalip dengan kecepatan 80 kilometer per jam. Hembusan angin dari kendaraan besar tersebut bisa mengganggu keseimbangan sepeda motor,” kata Reza.

Dia juga menambahkan bahwa ukuran sepeda motor yang lebih kecil dibandingkan mobil, bus, atau truk membuat kendaraan roda dua lebih sulit terdeteksi di jalur cepat. Kondisi ini semakin berisiko karena kendaraan besar memiliki banyak area blind spot yang dapat membuat pengendara motor tidak terlihat oleh pengemudi lain.

Baca juga:  Mudik Naik Pesawat, Apakah Termasuk Rukhsah Puasa?

Karena itu, pengendara sepeda motor diimbau untuk selalu berkendara sesuai peruntukannya dengan menggunakan jalur lambat. Selain itu, pengendara juga disarankan meningkatkan kemampuan berkendara dan kemampuan memprediksi potensi bahaya melalui pelatihan Safety Riding atau dengan mempelajari berbagai sumber edukasi keselamatan berkendara.
Reza juga mengingatkan pengendara agar selalu menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap demi keselamatan selama perjalanan mudik.

“Ingat, ke mana pun kamu pergi selalu gunakan jaket, helm, dan perlengkapan pelindung berkendara. Yang terpenting adalah tetap cari aman,” ujarnya. []

Berita Populer

Berita Terkait