Sabtu, Februari 21, 2026

‎Sekda Aceh Sampaikan Nota Keuangan APBA 2026 di Paripurna DPRA

BANDA ACEH – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Qanun Aceh tentang APBA 2026 dalam Rapat Paripurna DPRA, Selasa, 18 November 2025. Dokumen anggaran tersebut disusun berdasarkan KUA-PPAS 2026 dan berpedoman pada RKPA 2026 yang ditetapkan melalui Pergub Aceh Nomor 26 Tahun 2025.

‎Nasir mengatakan kebijakan belanja Aceh pada 2026 diarahkan untuk memperkuat kualitas penggunaan keuangan daerah agar lebih efektif dan efisien dalam mendukung visi RPJM Aceh 2025–2029. Tema pembangunan 2026, kata dia, adalah “Swasembada Pangan dan Energi serta Ekonomi Inklusif yang Berkelanjutan untuk Penurunan Kemiskinan dan Penciptaan Lapangan Kerja.”

‎Nasir menyebut fokus pembangunan mencakup penguatan kemandirian masyarakat melalui swasembada pangan, energi, dan ekonomi hijau; hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya; serta penciptaan lapangan kerja berkualitas melalui pengembangan industri pariwisata, industri halal, dan ekonomi kreatif.

‎Pemerintah Aceh juga menetapkan sepuluh prioritas pembangunan, mulai dari penguatan syariat Islam, percepatan penurunan kemiskinan, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas lingkungan hidup.

‎Dalam struktur anggaran, pendapatan Aceh tahun 2026 direncanakan sebesar Rp11,48 triliun. Anggaran itu terdiri dari Pendapatan Asli Aceh sebesar Rp4,44 triliun, pendapatan transfer Rp7,03 triliun, dan lain-lain pendapatan yang sah Rp2,09 miliar.

‎Belanja daerah ditetapkan sebesar Rp10,33 triliun, meliputi belanja operasi Rp7,99 triliun, belanja modal Rp575,97 miliar, belanja tidak terduga Rp25 miliar, serta belanja transfer Rp1,73 triliun.

‎Sementara itu, pembiayaan daerah mencatat penerimaan SILPA sebesar Rp313,04 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp1,45 triliun untuk pembentukan dana abadi daerah.

‎Nasir berharap DPRA dapat memberikan persetujuan bersama sehingga APBA 2026 dapat ditetapkan tepat waktu dan mendukung target pembangunan Aceh tahun depan. []

Baca juga:  Risalah The Fed Tekan Pasar Kripto, Harga Bitcoin Anjlok

Berita Populer

Berita Terkait