Jumat, Februari 20, 2026

Rupiah Menguat ke Level Rp16.418 per Dolar AS

JAKARTA – Nilai tukar rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada penutupan perdagangan Selasa sore, 2 September 2025. Di pasar spot, rupiah ditutup pada level Rp16.418 per dolar AS, menguat 81 poin atau 0,49 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Sementara itu, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mencatat nilai tukar rupiah sebesar Rp16.463 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan tren bervariasi. Baht Thailand tercatat menguat 0,12 persen, sedangkan yen Jepang melemah 0,07 persen. Dolar Singapura naik tipis 0,03 persen, dan ringgit Malaysia turun 0,20 persen terhadap dolar AS.

Baca juga:  Hujan Tak Surutkan Antusias Warga Sabang, 60 Ekor Ternak Dipotong Saat Meugang Ramadan

Dari mata uang negara-negara maju, euro Eropa menguat 0,28 persen, poundsterling Inggris naik 0,18 persen. Dolar Australia juga menguat 0,12 persen, sementara franc Swiss justru melemah 0,14 persen.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah hari ini ditopang oleh intervensi aktif Bank Indonesia di pasar valuta asing.

“Indeks dolar AS memang cenderung melemah, seiring prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve serta ketidakpastian hukum setelah pengadilan AS kembali menganulir tarif era Trump yang dinyatakan tidak konstitusional,” ujarnya. []

Baca juga:  Pertamina Proyeksi Kenaikan Kebutuhan LPG hingga 3,8 Persen saat Ramadan–Idul Fitri

Sumber: CNN Indonesia

Berita Populer

Berita Terkait