RIUH suara anak-anak memecah keheningan pagi di Rumah Baca Lentera Habibi, Gampong Lamteh, Kecamatan Peukan Bada. Potongan gambar pulau-pulau Indonesia berserakan di atas karton, ditemani potret orangutan Kalimantan, burung cendrawasih Papua, hingga bunga bangkai dari Sumatra. Mereka berebut menempelkan gambar sembari sesekali meneriakkan nama hewan dengan bangga.
Sabtu, 30 Agustus 2025, Swarna Community menggelar kegiatan EduFun Desa Binaan dengan tema “Jelajah Flora dan Fauna Nusantara”. Sekitar 30 anak mengikuti program ini, didampingi oleh 15 relawan yang menyemarakkan suasana.
Kegiatan dibuka dengan sesi pembelajaran interaktif tentang flora dan fauna khas dari berbagai pulau besar di Indonesia. Lewat cerita dan gambar, anak-anak diajak mengenal satwa dan tumbuhan endemik Nusantara.
“Respons mereka luar biasa. Anak-anak sangat aktif bertanya dan bercerita. Itu membuat ilmu yang kami bawa benar-benar sampai,” ujar Siti Nabila, salah satu pemateri.
Tak berhenti di ruang dengar, anak-anak lalu dibagi ke dalam lima kelompok. Setiap kelompok mendapat tugas membuat kolase peta Indonesia dan melengkapinya dengan flora-fauna khas setiap pulau. Aktivitas ini menghidupkan suasana: diskusi kecil muncul, tawa pecah saat gambar salah tempel, dan sorak-sorai terdengar saat kelompok berhasil menyusun pulau mereka.
Kegiatan ini menjadi pengalaman pertama yang membekas bagi beberapa relawan, termasuk Nia. “Saya baru pertama kali terlibat sebagai volunteer. Anak-anak di Lamteh aktif sekali. Ini jadi pengalaman yang sangat berharga,” katanya.
Tak hanya anak-anak dan relawan, beberapa ibu dari gampong ikut hadir dan memberi dukungan. Mereka membantu menjaga ketertiban sekaligus mempererat ikatan antara komunitas dan warga.
Menurut Swarna Community, program ini merupakan bagian dari komitmen untuk menciptakan ruang belajar alternatif di desa binaan. Lewat pendekatan interaktif dan menyenangkan, anak-anak diajak mencintai alam Indonesia sejak dini.
“Yang kami bawa bukan hanya pengetahuan, tapi juga semangat berbagi dan tumbuh bersama,” kata Siti. []


