BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), berdasarkan pengumuman pada 31 Maret 2026.
Capaian tersebut tertuang dalam Keputusan Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT Nomor 6260/SK/BAN-PT/Ak/S/III/2026. Status akreditasi Unggul berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 31 Maret 2026 hingga 31 Maret 2031.
Akreditasi Unggul diraih setelah Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) menjalani asesmen lapangan pada 11-13 Februari 2026 di Banda Aceh. Asesmen dilakukan oleh Prof Dr Islah Gusmian MAg dari UIN Raden Mas Said Surakarta dan Dr Atiyatul Ulya MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Prof. Salman Abdul Muthalib mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika.
“Akreditasi unggul ini merupakan buah dari sinergi dan komitmen bersama. Ke depan, kami akan terus meningkatkan kualitas agar tetap kompetitif dan relevan,” ujarnya.
Ketua Prodi IAT, Zulihafnani menyebut raihan ini menjadi momentum untuk mendorong inovasi keilmuan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
“Ini bukan akhir, tetapi titik awal untuk terus bergerak menghadirkan pendidikan yang berdampak,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, maupun para stakeholder.
Dalam proses asesmen, prodi juga melibatkan sejumlah pemangku kepentingan eksternal, seperti perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Dinas Syariat Islam, pimpinan pesantren, serta alumni. Keterlibatan ini dinilai memperkuat relevansi program studi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Dengan status akreditasi unggul, Prodi IAT UIN Ar-Raniry diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai pusat kajian Al-Qur’an dan tafsir yang adaptif serta berkontribusi bagi masyarakat luas. []


