JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengatakan program makan bergizi gratis (MBG) telah menjangkau 55 juta penerima manfaat dalam satu tahun pelaksanaan. Menurut Prabowo, capaian tersebut menunjukkan percepatan signifikan dari program unggulan pemerintahannya.
“Hari ini sudah 55 juta penerima manfaat (MBG) di Indonesia,” kata Prabowo, saat menghadiri perayaan Natal Nasional 2025 di Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026), seperti dikutip dari Tempo.co.
Prabowo menilai penyaluran MBG berlangsung relatif cepat. Dia membandingkannya dengan program serupa di Brasil yang membutuhkan waktu lebih dari satu dekade untuk menjangkau jumlah penerima yang lebih sedikit.
Dia mengaku pernah mendiskusikan program tersebut dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva. “Presiden Brasil sampaikan ke saya, mereka capai 40 juta (penerima manfaat) dalam 11 tahun. Kita 55 juta dalam satu tahun, karena kita mulai 6 Januari 2024 hari ini 5 Januari 2026,” ucap Prabowo.
Menurut Prabowo, jumlah 55 juta penerima manfaat setara dengan memberi makan delapan kali populasi Singapura setiap hari. “Tiap hari kita beri makan 55 juta, 55 juta mulut,” kata mantan Menteri Pertahanan itu.
Prabowo juga mengklaim program MBG mendapatkan apresiasi dari para ahli di Amerika Serikat. Dia menyebut para pakar menilai MBG sebagai investasi terbaik pemerintah Indonesia untuk masa depan bangsa.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan bahwa MBG merupakan program untuk seluruh rakyat Indonesia. Dia mencontohkan pelaksanaan MBG tetap berjalan di Aceh dan Sumatera Barat meski dirinya tidak memperoleh suara terbanyak di dua provinsi tersebut pada Pemilihan Presiden 2024.
Prabowo mengatakan dirinya tetap bekerja untuk masyarakat Aceh dan Sumatera Barat meski kalah suara di wilayah tersebut. Dia menegaskan posisi presiden adalah milik seluruh bangsa Indonesia.
Karena itu, kata Prabowo, program-program unggulan pemerintah tetap dijalankan tanpa melihat hasil elektoral. Salah satunya adalah MBG.
“Apakah saya larang MBG sampai ke Aceh? Aku kalah juga di Aceh. Tidak,” kata Prabowo saat berpidato di perayaan Natal Nasional 2025 di Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Prabowo juga menyebut MBG tetap berjalan di Sumatera Barat meski pasangan Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka kalah suara dari Anies Baswedan–Muhaimin Iskandar di provinsi tersebut.
Pada Pilpres 2024, Prabowo–Gibran memenangkan suara mayoritas di 36 dari 38 provinsi. Dua provinsi yang dimenangkan Anies–Muhaimin adalah Aceh dan Sumatera Barat.
Prabowo menegaskan komitmennya untuk bekerja bagi seluruh rakyat Indonesia setelah terpilih sebagai presiden. “Karena sekarang saya bukan milik satu partai. Saya milik seluruh bangsa Indonesia,” ucap Ketua Umum Partai Gerindra itu. []


